comscore

Tindaklanjuti Arahan Puan, Komisi IX Segera Panggil Kemenkes Bahas Hepatitis Akut

Juven Martua Sitompul - 13 Mei 2022 20:06 WIB
Tindaklanjuti Arahan Puan, Komisi IX Segera Panggil Kemenkes Bahas Hepatitis Akut
Gedung DPR RI. Foto: MI/Barry Fatahilah
Jakarta: Komisi IX DPR dijadwalkan menggelar rapat dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membahas perkembangan penyakit hepatitis akut yang sudah bermunculan di Tanah Air. Rapat ini digelar menindaklanjuti arahan Ketua DPR Puan Maharani.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan rapat itu akan digelar secepatnya. Kemungkinan digelar di masa persidangan berikutnya atau usai masa reses berakhir minggu ini.
"Minggu depan akan kita jadwalkan untuk membahas dengan Komisi IX, mencari waktu yang tepat agar melakukan suatu koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan adanya hepatitis akut ini," kata Rahmad kepada wartawan, Jumat, 13 Mei 2022.

Baca: Pemerintah Tegaskan Jalankan Prosedur Antisipasi Kasus Hepatitis Akut

Rahmad memastikan permasalahan penyakit hepatitis akut ini menjadi perhatian sekaligus prioritas Komisi IX DPR. Dia mendukung sepenuhnya arahan pimpinan Legislatif yang meminta pemerintah terus memonitoring perkembangan hepatitis akut di Tanah Air.

"Saya setuju apa yang disampaikan Ibu Ketua DPR, kita mendukung dan pasti akan dorong pemerIntah untuk segera memonitoring perkembangan hepatitis akut ini," ujar Rahmad.

Ketua DPR Puan Maharani sebelumnya mengimbau masyarakat khusunya orang tua yang memiliki anak untuk mengantisipasi penyebaran hepatitis akut yang dilaporkan cukup membahayakan bagi anak. Pemerintah diingatkan agar bekerja cepat dalam memonitor dan mengatasi penyakit ini.

"Peran orang tua sangat penting dalam menghadapi hepatitis akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan menjaga pola keseharian anak,” ujar Puan.

Mantan Menko PMK itu pun meminta pemerintah terus berkoordinasi dengan WHO dalam menghadapi hepatitis akut. Puan mengingatkan pemerintah terus memberi penjelasan yang akurat kepada masyarakat terkait kasus dan penanganan penyakit yang masih misterius ini.

“Sehingga, tidak muncul kabar yang simpang siur terkait penyakit ini. Dan penting juga menjaga informasi untuk menghindari berita-berita hoax yang dapat menimbulkan kepanikan masyarakat,” kata dia.

Puan bahkan meminta pemerintah segera menentukan protokol penanganan kasus hepatitis akut. Apalagi, penyakit ini muncul di saat pandemi covid-19 belum berakhir.

Dia mengingatkan pemerintah agar menyiagakan dokter anak dan tenaga medis lainnya di setiap daerah. Terpenting, mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk skenario terburuk.

“Termasuk juga dengan terus memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Pemerintah pusat bersama-sama dengan pemda dan pihak sekolah agar menjaga peserta didik dari penyebaran penyakit ini,” tegas Puan.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id