Pemerintah Diminta Menyelaraskan UU Ciptaker dengan Baik

    Anggi Tondi Martaon - 10 Oktober 2020 18:18 WIB
    Pemerintah Diminta Menyelaraskan UU Ciptaker dengan Baik
    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah dan DPR menyelaraskan kembali Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebaik mungkin. Aturan sapu jagat ini rentan menuai polemik lantaran memuat begitu banyak pasal.

    "UU Cipta Kerja ini meliputi 76 undang-undang hampir 1.000 halaman, kami berpendapat silahkan pemerintah (dan) DPR melakukan sinkronisasi," kata Ketua PBNU Said Aqil Siroj dikutip dari akun YouTube Kang Said Official, Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Menurut dia, penyelarasan terhadap UU Ciptaker sangat penting. Hal itu agar aturan tersebut bisa diterima oleh masyarakat.

    Dia mengingatkan pemerintah soal kaidah Islam dalam mengeluarkan suatu kebijakan. Seluruh kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan dan kepentingan rakyat.

    "Tidak boleh hanya untuk kepentingan kelompok tertentu," ujar dia.

    Baca: Jokowi: UU Cipta Kerja Hanya Mengatur Pendidikan Formal di KEK

    Para buruh melakukan aksi mogok kerja dan berdemonstrasi menolak UU Ciptaker pada 6-8 Oktober 2020. Mereka menganggap UU Ciptaker merugikan buruh.

    Beberapa buruh pun kecewa lantaran pengesahan UU Ciptaker dilakukan oleh DPR tanpa berunding dan berkomunikasi terlebih dahulu dengan perwakilan buruh.

    Sementara itu, Presiden Joko Widodo menjamin aturan turunan UU Ciptaker akan dibahas secara terbuka. Pembahasan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (perpres) bakal melibatkan banyak pihak.

    "Kita pemerintah membuka dan mengundang masukan-masukan dari masyarakat," kata Jokowi dalam konferensi pers rapat terbatas (ratas) melalui YouTube Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jumat, 9 Oktober 2020.

    Pemerintah juga terbuka terhadap usulan daerah. Dengan begitu, aturan turunan UU Ciptaker ini mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id