Pemerintah Diminta Perbaiki Pola Komunikasi

    Kautsar Widya Prabowo - 12 Oktober 2020 03:07 WIB
    Pemerintah Diminta Perbaiki Pola Komunikasi
    Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Pemerintah diminta memperbaiki pola komunikasi dalam mengeluarkan kebijakan yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Hal ini buntut unjuk rasa di sejumlah daerah dipicu kekecewaan terkait pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Belajar dari beberapa kali peristiwa dalam proses pembuatan kebijakan apakah itu undang-undang atau peraturan daerah, dirasa perlu mengomunikasikan dengan tepat terkait kebijakan yang akan diterapkan," ujar Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.

    Rerie meyakini pola komunikasi yang baik dapat menghindari pemahaman yang salah terhadap kebijakan yang akan diterapkan. Apalagi, berdasarkan pemeriksaan polisi, sejumlah pengunjuk rasa yang tertangkap mendapat informasi yang salah terkait Undang-Undang Ciptaker.

    Informasi yang salah tersebut diduga menjadi salah satu pemicu aksi unjuk rasa. Karena itu, penting mengomunikasikan regulasi sapu jagat kepada seluruh masyarakat.

    "(Kalau) banyak orang sudah memahami rancangan kebijakan ini, mungkin saja unjuk rasa besar-besaran tidak akan terjadi," ujar legislator Partai NasDem itu.

    Rerie menilai pola komunikasi yang dibangun pemerintah sejauh ini seperti pemadam kebakaran. Pemerintah memadamkan amarah masyarakat yang kontra terhadap kebijakan yang disahkan.

    "Strategi ini berisiko pihak-pihak yang kecewa, berpotensi bereaksi di luar batas, seperti yang terjadi pekan lalu pada penolakan Undang-Undang Cipta Kerja," tutur dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id