Ma'ruf Amin Tunjuk Delapan Stafsus

    Damar Iradat - 25 November 2019 15:36 WIB
    Ma'ruf Amin Tunjuk Delapan Stafsus
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Foto: Tim Media Wapres./
    Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin menunjuk delapan staf khusus (stafsus) membantu pekerjaan selama lima tahun ke depan. Juru bicara wakil presiden Masduki Baidowi menyebut delapan stafsus itu ditunjuk berdasarkan keahlian mereka.

    "Ada delapan stafsus wapres, dengan bidang masing-masing yang sudah sesuai dengan nomenklatur yang sesuai dengan peraturan sebelumnya. Mulai dari zaman Wapres JK," kata Masduki di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 25 November 2019. 

    Masduki menyebut mantan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir ditunjuk sebagai stafsus bidang reformasi birokrasi dan pendidikan. Stafsus era Wapres Jusuf Kalla, Satya Arinanta, masih dipercaya membantu Ma'ruf Amin di bidang hukum.

    Ma'ruf juga menunjuk Sukriansyah Latief sebagai stafsus di bidang investasi. Sukriansyah merupakan mantan stafsus Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

    Wapres Ma'ruf juga menunjuk Lukmanul Hakim sebagai stafsus bidang ekonomi. Lukmanul sebelumnya aktif sebagai pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    Ada pula Imam Azis yang dikenal bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, kemiskinan, dan isu hak asasi manusia. Imam diminta mengurusi kemiskinan dan isu stunting (kekerdilan).

    Ketua Harian PBNU Robikin Emhas juga diminta Ma'ruf menjadi stafsus menangani masalah hubungan antarlembaga. Sementara, guru besar hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah Maskyuri Abdillah ditunjuk menjadi stafsus bidang umum.

    "Dan tentu saja saya sendiri ya yang sebelumnya bersama wapres di bidang informasi dan komunikasi, yang sekaligus ditunjuk beliau sebagai juru bicara wakil presiden," ujar Masduki.

    Delapan stafsus itu efektif bekerja mulai hari ini. Ma'ruf juga menetapkan rapat koordinasi dengan seluruh stafsus, deputi, dan sekretaris wakil presiden, digelar setiap Selasa.

    "Tadi disepakati bahwa pada setiap Selasa siang itu ada rapat koordinasi dan sebelumya pada rapat itu selalu ada isu strategis yang dibahas," jelas Masduki.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id