Jokowi Tak Gentar Pengangkatan Wamen Digugat

    Desi Angriani - 27 November 2019 19:55 WIB
    Jokowi Tak Gentar Pengangkatan Wamen Digugat
    Presiden Joko Widodo. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
    Bogor: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pengangkatan wakil menteri sah dan tercantum dalam undang-undang. Jokowi santai messki pengangkatan 12 wakil menteri (wamen) digugat ke Mahkamah Konstitusi.

    "Meskipun ada yang gugat. Saya enggak masalah. UU-nya kan juga tercantum jelas," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 27 November 2019.

    Jokowi menuturkan posisi wamen diperbolehkan selama mendukung kinerja para menteri. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

    Apalagi, pos Kementerian BUMN dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi cukup sulit ditangani seorang diri. Kedua pos kementerian itu membutuhkan kontrol dan pengawasan melalui kolaborasi menteri dan wakilnya.

    "Untuk kementerian-kementerian tertentu yang memiliki beban berat, tentu saja membutuhkan kontrol, pengawasan, butuh cek lapangan, kenapa kita berikan," ungkap dia.

    Jokowi menjelaskan kabinet tidak dilihat dari komponen atau jumlah anggotanya. Namun, dibentuk berdasarkan fungsi efektivitas.

    "Jangan menilai sesuatu dari banyaknya, bandingkan dengan negara-negara yang berpenduduk lebih sedikit. Organisasinya seperti apa, efektivitasnya seperti apa," tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

    Gugatan itu dilayangkan Ketua Umum Forum Kajian Hukum dan Konstitusi (FKHK) Bayu Segara dengan nomor perkara 80/PUU-XVII/2019.
     
    Norma yang dimohonkan Bayu buat diuji ialah Pasal 10 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

    “Bahwa melihat adanya penambahan jabatan wakil menteri setelah presiden melantik 12 wakil menteri tanpa adanya alasan urgensitas yang jelas, tentunya sudah tidak lagi sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 79/PUU-IX/2011,” dikutip dari berkas permohonan pemohon di laman MK, Rabu, 27 November 2019.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id