RUU Pertanahan Ditargetkan Rampung September

    Damar Iradat - 12 Agustus 2019 17:59 WIB
    RUU Pertanahan Ditargetkan Rampung September
    Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. ANT/Rivan Awal Lingga.
    Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan revisi Undang-Undang Pertanahan bakal rampung September 2019. Salah satu aturan yang akan dibenahi dalam RUU Pertanahan terkait single land administration system.

    "Kejar target September selesai. Enggak ada beda-beda. Koordinasi, segera," tegas Sofyan usai rapat terbatas terkait RUU Pertanahan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 12 Agustus 2019.

    Dalam pembahasannya, masih ada perbedaan pandangan antarkementerian terkait keberadaan hutan. Ia menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla akan berkoordinasi dengan kementerian terkait sehingga RUU segera dirampungkan.

    Sofyan menjelaskan salah satu kendala pembahasan RUU Pertanahan soal aturan kewenangan. Apalagi, pemerintah juga akan memperkenalkan single land administration system.

    Baca: Kemenkominfo dan DPR Diminta Tata Seleksi Anggota KPI

    Single land administration system akan diperjelas dalam UU Pertanahan, agar tak terjadi tumpang tindih antarkementerian. Sofyan menyebut perlu definisi yang jelas tentang pengaturan satu sistem pertanahan Indonesia.

    "Kawasan hutan dan lain-lain tetap dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kelautan tetap dikelola Kementerian Kelautan dan Perikanan, kemudian pertambangan tetap kewenangan Kementerian ESDM," ujarnya.

    Sofyan menegaskan melalui sistem itu, setiap kementerian terkait bisa menjalankan satu kebijakan terkait pertanahan. "Standar yang sama, sehingga dengan demikian semua orang akan bisa melihat satu sama lain," jelas dia.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id