NasDem: PPKM Taktik Perang Melawan Korona

    Anggi Tondi Martaon - 03 Agustus 2021 12:10 WIB
    NasDem: PPKM Taktik Perang Melawan Korona
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus 2021. Keputusan itu disambut baik Partai NasDem.

    "Karena PPKM merupakan salah satu dari taktik perang melawan virus Corona yang tengah melanda Indonesia," ujar Ketua Koordinasi Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Partai NasDem Suyoto melalui keterangan tertulis, Selasa, 3 Agustus 2021.

     



    Bupati Bojonegoro periode 2008-2018 itu memberikan sejumlah catatan terkait perpanjangan kebijakan. Penanganan pandemi disamakan dengan kondisi perang semesta.

    Pertama, pemerintah harus memperkuat daya tahan tubuh masyarakat menghadapi virus korona. Cara tersebut bisa dilakukan melalui vaksinasi covid-19.

    Baca: Sentra Vaksinasi NasDem Peduli Mulai Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua
     
    "Vaksinasi harus jelas berapa target, kapan, dan bagaimana mencapainya dari sisi pemerintah. Publik perlu paham, agar juga menambah harapan," ungkap Sutoyo.

    Kedua, memastikan covid-19 tidak berkembang. Langkah ini bisa diwujudkan dengan peningkatan testing, tracing, dan treatment (3T).

    "Itulah sebabnya testing, tracing, dan treatment harus berjalan serempak, optimal, terstruktur, dan masif," sebut dia.

    Peningkatan 3T juga harus diikuti dengan disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M). Sehingga, upaya yang dilakukan pemerintah dan masyarakat bisa maksimal menghadapi covid-19.

    Ketiga, kesiapan fasilitas kesehatan merawat pasien covid-19 memadai. Persiapan harus dilakukan berdasarkan jumlah populasi.

    "Jika basis perang ini kota dengan 500.000 jiwa penduduk, maka perlu dihitung dengan cermat berapa alat tes yang diperlukan, berapa ruang isolasi mandiri dan non-mandiri yang diperlukan, berapa dukungan obat dan logistik lainnya, dan bagaimana memastikan supply chain lancar," ujar Sutoyo.

    Selain itu, strategi penanganan membutuhkan dukungan semua pihak. Jika tidak, perang melawan covid-19 tidak akan selesai dalam waktu cepat.

    "Jadi, kalau ada yang menggerutu dengan PPKM bisa jadi bukan karena tidak setuju, melainkan keberatan karena harus mengeluarkan ongkos tanpa adanya sebuah kepastian usaha yang diyakini," kata Sutoyo.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id