Pemerintah Diingatkan Objektif Memilih Penjabat Kepala Daerah

    Anggi Tondi Martaon - 21 September 2021 17:17 WIB
    Pemerintah Diingatkan Objektif Memilih Penjabat Kepala Daerah
    Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon



    Jakarta: Pemerintah diwanti-wanti memilih penjabat 272 kepala daerah. Pasalnya, tidak ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2022 dan 2023.

    "Kita berharap pemerintah bisa objektif, juga transparan," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 September 2021.

     



    Wakil Ketua Umum (Waketu) Partai Golkar itu juga meminta agar penjabat harus netral. Jangan sampai penjabat yang ditunjuk memihak pada kontestasi politik.

    "Karena itu juga berbahaya kalau misalnya yang ditempatkan itu posisinya tidak netral dan kemudian berpihak pada suatu kekuatan politik tertentu," kata dia.

    Dia menyampaikan Komisi II telah berupaya meminimalkan berbagai potensi suatu pemerintahan daerah dipegang penjabat. Yakni melalui revisi Undang-Undang (UU) 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

    Baca: Pejabat Pemda Diminta Hindari Konflik Kepentingan

    Namun, upaya tersebut urung dilakukan. Pemerintah tak ingin melakukan revisi karena regulasi tersebut belum dijalankan.

    "Tentu sekarang karena itu harus kita hadapi," ujar dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id