comscore

Publik dan Pemerintah Diminta Tak Ikut Mencampuri Pemecatan Terawan

Anggi Tondi Martaon - 03 April 2022 13:06 WIB
Publik dan Pemerintah Diminta Tak Ikut Mencampuri Pemecatan Terawan
Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. MI/Ramdani
Jakarta: Masyarakat dan pemerintah diminta bijak menyikapi rekomendasi Mahkamah Kehormatan Etik Kedokteran Indonesia (MKEK) memecat dokter Terawan Agus Putranto sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Seluruh pihak diminta tak terlalu jauh ikut campur terhadap keputusan pemecatan tersebut.

"Mari kita hormati dan memberikan dukungan moral kepada semua organisasi profesi yang telah berkontribusi besar dalam proses pembangunan bangsa, khususnya IDI," kata Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin melalui keterangan tertulis, Minggu, 3 April 2022.
Dia meyakini MKEK memiliki pertimbangan tersendiri dalam memutuskan kebijakan internal. Dia memilih tidak mencampuri keputusan IDI.

"Dalam menegakkan kode etik profesi secara tegas kepada anggotanya yang dinilai kurang disiplin," kata dia.

Baca: Terawan Diberhentikan IDI, Menko PMK Sebut Rekomendasi MKEK Berlebihan

Dia juga berharap pemerintah dan masyarakat tidak perlu menghakimi pengurus IDI saat ini. Mereka membutuhkan dukungan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Gugatan publik terhadap IDI tentu sangat tidak baik bagi psikologi dan kinerja para dokter di tengah situasi yang menuntut perhatian dan konsentrasi penuh para tenaga kesehatan saat ini," ujar dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id