Pilkada Langsung Harus Dipertahankan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 16 Desember 2019 06:00 WIB
    Pilkada Langsung Harus Dipertahankan
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) tak ingin pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD). Sistem pemilihan saat ini dianggap paling pas.

    "Pilkada langsung harus dipertahankan,"kata Direktur Eksekutif KPPOD Robert Endi Jaweng di Jakarta, Minggu, 15 Desember 2019.

    Menurut dia, ketika kepala daerah dipilih DPRD, pemerintahan daerah tak berjalan lancar. Contohnya pada 1999-2004 saat banyak kepala daerah yang dijatuhkan karena konflik dengan DPRD.

    Ia juga menjelaskan, bahwa saat itu, hubungan kepala daerah dan DPRD hanya ada dua model. Pertama konfliktual antara legislatif dan eksekutif yang berujung jatuhnya kepala daerah.

    "Kedua model hubungannya kolutif. Kelihatan tenang, damai. Tapi sesungguhnya terjadi kolusi. Pemerintahan stabil, tapi dengan berbasis transaksi. Kami nggak mau, model hubungan konfliktual dan kolutif itu terjadi lagi karena dikembalikan ke DPRD," ungkapnya.

    Untuk itu, yang harusnya terjadi adalah kolektif kolegial, rakyat yang menentukan. Karena prinsip demokrasi, mendengar kata rakyat. 

    "Kata rakyat cuma dua. Mendengar ketika memilih pejabat publik, dan mendengar ketika membuat kebijakan publik. Hanya dua itu, kalau kemudian dihilangkan kemudian rakyatnya dimana. Inilah kemudian," ungkapnya.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id