Sekjen Golkar Telusuri Panitia Munas Kontroversial

    Fachri Audhia Hafiez - 28 November 2019 03:42 WIB
    Sekjen Golkar Telusuri Panitia Munas Kontroversial
    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus. Foto: MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus menanggapi polemik asal -usul panitia pelaksana Munas Golkar 2019. Salah satunya isu mengenai masuknya nama Petrus Selentinus yang merupakan mantan caleg Partai Hanura.

    "Saya lagi mengecek itu sejauh mana ya. Apakah betul ada orang luar masuk. Saya lagi verifikasi masalah itu," kata Lodewijk F Paulus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 27 November 2019.

    Lodewijk berjanji bakal menyelesaikan polemik tersebut. Ia akan memeriksa nama-nama panitia pelaksana dan memastikan ada tidaknya nama Petrus.

    Bila ditemukan, maka itu dianggap hanya kekeliruan dalam menentukan nama panitia. "Ada klausul yang mengatakan apabila terjadi kekeliruan dalam surat keputusan ini, akan diperbaiki seperlunya, selesai," ujar Lodewijk.

    Sebelumnya, loyalis Wakil Koordinator bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim bahwa nama-nama pengurus DPP yang merupakan pendukung Bamsoet tak diikutsertakan dalam kepanitiaan.

    Hal itu menguat saat beredarnya Surat Keputusan (SK) nomor KEP-395/DPP/XI/2019 tentang penyelenggaraan Musyawarah Nasionalis X partai Golkar tahun 2019. Sebanyak 90 nama hilang dari daftar kepanitiaan.

    Salah satu agenda yang disorot dalam Munas Golkar yang digelar Desember 2019 ialah memilih ketum periode 2019-2024. Ketum petahana Airlangga Hartarto dipastikan maju kembali. Wakil Koordinator bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo juga mendeklarasikan diri maju.



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id