Wishnutama Enggan Berspekulasi Masuk Kabinet

    Whisnu Mardiansyah - 22 Agustus 2019 15:26 WIB
    Wishnutama Enggan Berspekulasi Masuk Kabinet
    Komisaris Utama PT Net Mediatama Televisi Wishnutama Kusubandio (kedua dari kanan) seusai keterangan pers Festival Gapura Cinta Negeri di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto.
    Jakarta: Komisaris Utama PT Net Mediatama Televisi Wishnutama Kusubandio irit bicara soal isu jabatan menteri. Dia menyebut apa yang sudah dilakukannya tidak berhubungan dengan kursi kabinet.

    Wishnutama digadang-gadang menjadi salah satu sosok muda yang disiapkan Presiden Joko Widodo. Isu ini berembus lantaran dia beberapa kali diundang ke Istana. 

    Wishnutama sempat duduk sejajar dengan para menteri dan pejabat negara lainnya dalam suatu pertemuan. Namun, dia belum mau blak-blakan kedatangannya ke Istana membahas proyeksi salah satu lembaga yang akan dibentuk, Badan Talenta Nasional. 

    "Enggak ada hubungannya itu," kata Wishnu kepada Medcom.id, Kamis, 22 Agustus 2019. 

    Ia enggan berspekulasi sebagai salah satu sosok muda yang masuk kategori calon pembantu Presiden lima tahun mendatang. Ia belum terpikir menjadi pejabat negara, termasuk peluangnya memimpin Badan Talenta Nasional. 

    "Saya tidak mau berandai-andai. Kalau orang tidak mau berandai-andai, enggak punya cita-cita ke sana, ya sudah selesai," tegas dia. 

    Wishnutama bukan sosok asing di lingkungan pemerintah. Dirinya berkali-kali terlibat dalam hajatan nasional yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan kreatif.

    Baca: PKPI Hanya Ingin Diaz Hendropriyono Jadi Menteri

    Dia didapuk menjadi direktur kreatif pesta pembukaan Asian Games 2018. Buah tangannya membuat pembukaan persta olahraga 5 tahunan tingkat Asian itu dianggap yang terbaik dunia internasional.

    Wishnutama juga sempat ikut dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Direktur SoftBank Masayoshi Son di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juli 2019. Yang menarik di pertemuan itu, Wishnutama duduk di jajaran pejabat negara, selayaknya menteri.

    Dia berada di dalam barisan Presiden, Menteri Koordiantor Kematiriman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Dia duduk diapit Pratikno dan Pramono. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id