MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Disaksikan JK, Yusril Luncurkan Ensiklopedia Pemikiran

    M Rodhi Aulia - 06 Februari 2016 13:31 WIB
    Disaksikan JK, Yusril Luncurkan Ensiklopedia Pemikiran
    Suasana peluncuran Ensiklopedia Pemikiran Yusril di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (6/2/2016). Foto: MTVN/M Rodhi Aulia
    medcom.id, Jakarta: Pengacara Yusril Ihza Mahendra merayakan ulang tahun ke-60. Momen tersebut dimanfaatkan bekas Menteri Sekretaris Negara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini untuk meluncurkan empat jilid buku berjudul 'Ensiklopedi Pemikiran Yusril Ihza Mahendra'.

    "Bagi saya pribadi, memperingati hari kelahiran bukanlah hal yang biasa. Bagi saya yang lahir sebagai orang kampung yang di masa kecil hidup dalam kemiskinan, merayakan ulang tahun adalah suatu kemewahan yang tidak terbayangkan. Di masa kecil, sering hari ulang tahun dalam hidup saya, berlalu begitu saja tanpa saya dan orang-orang di sekitar saya mempedulikannya," kata Yusril dalam sambutannya di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).
    Namun itu tak lagi dirasakan Yusril yang berulang tahun pada Jumat 6 Februari. Ulang tahun kali ini berbeda. Dia merasa beruntung ada sosok Hafid Abbas yang bekerja keras menyusun tulisan, wawancara, ceramah dan pidato yang pernah dilakukan Yusril, menjadi buku. Buku itulah yang dilaunching berbarengan dengan hari spesialnya.

    "Tulisan-tulisan itu saya buat dalam rentang waktu yang cukup panjang, antara tahun 1990 sampai dengan 2015. Yakni, sepanjang 25 tahun lamanya," ujar Yusril.

    Menurut Yusril, tulisan itu dikerjakan tidak dalam ruang hampa. Ia banyak merefleksikan berbagai peristiwa konkret yang sempat mewarnai perjalanan bangsa dan negara. Dan Yusril mencoba mencarikan jalan keluar terkait beragam permasalahan tersebut.

    "Kebanyakan filsuf hanya menafsirkan dunia, kata Karl Marx. Padahal masalah utama, bukanlah menafsirkannya, tetapi bagaimana mengubahnya," ungkap Yusril.

    Penulis pidato Presiden kedua RI Soeharto ini mengaku, pergumulan pemikirannya banyak dipengaruhi Mohammad Natsir. Poin utama yang ia dapat dari tokoh Masyumi itu adalah dapat berpikir, berbuat dan bertindak dalam kehidupan nyata.

    "Bukan berpikir dalam ruang hampa sekadar untuk memenuhi dahaga intelektula belaka," ujar dia.

    Yusril menambahkan, dirinya sangat bersyukur dilahirkan di Indonesia yang punya banyak potensi kekayaan. Dia berharap kekayaan itu dapat digunakan untuk kemakmuran rakyat sebesar-besarnya dan bukan untuk sekelompok pihak.

    Dalam percaturan global, Yusril berharap Indonesia dapat memainkan peran yang besar, agar tidak tenggelam atas dasar globalisasi. Begitupun pemerintah pusat harus dapat menjaga integrasi nasional. Di antaranya dengan berbuat adil, dan tidak centang-perenang.

    "Jika pemerintah pusat lemah, maka daerah-daerah akan mudah terprovokasi untuk melepaskan diri. Pemerintah yang kuat bukanlah berarti pemerintahan yang bersifat diktator, namun tetap sebuah pemerintahan demokratis," tegas dia.

    Dalam kesempatan ini, Yusril juga menerbitkan kembali buku yang berjudul 'Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam'. Buku ini merupakan disertasi yang pernah ia buat pada 1990. Selain itu ada pula buku dengan terbitan bahasa Inggris yang bejudul 'Islam, Democracy and Human Rights in Contemporary Indonesia'.

    "Atas kerja Prof Dr Hafid Abbas dan kawan-kawan, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ucap dia yang ditemani istrinya.

    Sejumlah tokoh nasional dan politik hadir, di antaranya, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR Zulkilfi Hasan, tiga Mantan Ketua MK, Jimly Ashiddiqie, Mahfud MD dan Hamdan Zoelva. Hadir pula saudara kandung Yusril yang menjabat Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra.



    (KRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id