Menanti Kemungkinan Puan Mengalah Kedua Kalinya

    MetroTV - 23 September 2021 11:06 WIB
    Menanti Kemungkinan Puan Mengalah Kedua Kalinya
    Tangkapan layar Metro TV



    Jakarta: Sejarah mencatat, pada bursa Pemilihan Presiden 2014, nama Puan Maharani sempat digadang-gadang menjadi calon presiden dari PDIP. Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memilih mendengarkan suara publik. Megawati lantas memilih Joko Widodo atau Jokowi yang akhirnya menjadi presiden.

    Tiga tahun menuju Pilpres 2024, nama Ganjar Pranowo mencuat maju dalam bursa pilpres. Beberapa relawan mendukungnya. Padahal, kader PDIP sempat vokal menyeru nama Puan sebagai calon presiden selanjutnya.

     



    Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi melihat fenomena ini dari sudut pandang analisis survei. Menurutnya, ada kemungkinan drama ini berakhir mirip dengan tahun 2014 lalu.

    "Nah, tapi pertanyaannya apakah Mbak Puan harus kembali mengalah untuk kedua kali?" kata dia dalam Primetalk Metro TV, Rabu, 22 September 2021.

    Ia memaparkan tingkat kekenalan masyarakat terhadap Puan Maharani sudah cukup tinggi, yakni sebanyak 70 persen. Namun, tingkat elektabilitasnya masih rendah.

    "Yang penting itu adalah konstituen atau massa yang luas itu tegak lurus dengan pilihan partai," ujarnya.

    Jika PDIP salah langkah dalam hal ini, otomatis akan berakibat ke jumlah suara. Burhan melihat Megawati cenderung memanfaatkan waktu saat ini untuk menunda isu terkait pilpres.

    "Tapi hati-hati, saat-saat seperti ini justru bisa dimanfaatkan partai lain untuk mengangkat Pak Ganjar, lho," imbuh Burhan. (Mentari Puspadini)

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id