Pelaksana Diminta Mencermati Jadwal Vaksinasi Arahan Pemerintah Pusat

    Fachri Audhia Hafiez - 31 Juli 2021 13:51 WIB
    Pelaksana Diminta Mencermati Jadwal Vaksinasi Arahan Pemerintah Pusat
    Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. Dok. Kementerian Kesehatan



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta petugas pelaksana vaksinasi mencermati jadwal penyuntikan vaksin. Sebab, minat masyarakat terhadap vaksin cukup tinggi.

    "Kami mengimbau pelaksana vaksinasi di seluruh Indonesia agar dapat mencermati pengaturan jadwal yang telah disediakan oleh pemerintah pusat," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 31 Juli 2021.

     



    Nadia mengatakan langkah itu diperlukan supaya terciptanya konsistensi dalam penjadwalan vaksinasi. Sekaligus menyesuaikan stok vaksin yang tersedia.

    "Jadwal vaksinasi dapat kita jaga dengan baik sesuai dengan ketersediaan vaksin yang kita terima secara bertahap dari produsen vaksin sampai Desember 2021," ucap Nadia.

    Petugas pelaksana vaksinasi juga diharapkan mempertimbangkan agar masyarakat penerima dosis pertama mendapatkan kepastian dosis kedua pada waktunya. Pemerintah juga menyeimbangkan stok vaksin yang tersedia supaya masyarakat mendapat vaksin lengkap sesuai jadwal.

    Baca: Pemerintah Tegaskan Tak Pernah Buang Stok Vaksin Covid-19

    Indonesia menargetkan 208,2 juta penduduk menerima vaksin covid-19. Target sebelumnya, yakni 181,5 juta warga.

    Penambahan target itu karena anak usia 12 sampai 17 tahun bisa disuntikkan vaksin covid-19. Kebijakan tersebut diharapkan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id