Muhammadiyah Ajak Elemen Bangsa Rancang Skema Pemulihan Imbas Pandemi

    Antara - 01 Desember 2021 02:04 WIB
    Muhammadiyah Ajak Elemen Bangsa Rancang Skema Pemulihan Imbas Pandemi
    Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Dok. Tangkapan Layar



    Jakarta: Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa merancang skema pemulihan dan pemecahan berbagai masalah yang ditimbulkan imbas pandemi covid-19. Muhammadiyah berupaya maksimal dan konsisten dalam penanganan covid-19, mulai dari bidang spiritual hingga gerakan sosial yang meluas.

    "Problem sosial yang ditimbulkan dampak banyaknya anggota masyarakat meninggal dan berbagai soal persoalan pandemi, menjadi agenda Muhammadiyah yang akan berkontribusi ketika nanti pandemi menjadi endemik," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 November 2021.

     



    Mu'ti mengatakan jaringan Muhammadiyah di seluruh Indonesia digerakkan untuk membantu pemerintah. Bantuan yang diberikan berupa penyediaan rumah sakit, LAZ, hingga relawan.

    "Muhammadiyah melibatkan 177 rumah sakit yang terlibat dan 72 ribu relawan. Muhammadiyah bagian kecil dari bangaa Indonesia yang selama pandemi ikut membantu karena panggilan kemanusiaan dan kebangsaan," kata dia.

    Dia mengingatkan kesuksesan melawan pandemi terus berjalan. Semua pihak tidak saling menyalahkan serta wajib bergerak bersama dalam kerangka gotong royong dan persaudaraan.

    "Bahwa pandemi ini bukan salah siapa-siapa. Sehingga, tidak ada artinya menyalahkan orang lain, misalnya mencari kambing hitam," kata dia.

    Baca: Muhammadiyah: Tak Perlu Mencari Kambing Hitam soal Pandemi

    Sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta Indonesia bangkit dari pandemi dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Indonesia memiliki potensi dan peluang yang positif untuk bangkit dari pandemi, serta menyelesaikan berbagai persoalan negeri.

    "Bangsa Indonesia harus bangkit dari pandemi dan sigap menyelesaikan masalah-masalah negeri," kata dia.

    Menurut dia, kecintaan, kebersamaan, dan pengkhidmatan berbagai komponen bangsa masih bertumbuh dengan baik sebagaimana ditunjukkan Muhammadiyah dan umat Islam maupun golongan keagamaan serta kebangsaan yang lain.

    "Banyak potensi anak negeri yang hebat dan berprestasi di dalam negeri maupun mancanegara. Kekayaan alam dan budaya Indonesia sangatlah kaya sebagai anugerah Tuhan," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id