Kebijakan Pemerintah Selama Wabah Korona Dianggap Tidak Selaras

    Anggi Tondi Martaon - 21 Mei 2020 12:35 WIB
    Kebijakan Pemerintah Selama Wabah Korona Dianggap Tidak Selaras
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Kebijakan pemerintah merespons wabah virus korona dianggap tidak sinkron. Aturan yang dikeluarkan sering kali bertolak belakang.

    "Ada beberapa kebijakan yang saling bertolak belakang, misalnya antara PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dengan kebijakan transportasi antarkawasan," kata Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.

    Dia menilai wajar jika kebijakan transportasi umum direspons negatif oleh sebagian besar pihak. Selain bertentangan, masyarakat bingung dengan kebijakan yang awalnya disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi itu.

    "Sekaligus kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah. Komunikasi mitigasi pandemi tidak komprehensif, dan fakta di lapangan menujukkan itu," ungkap dia.

    Baca: Kalla Usulkan Sterilisasi Massal untuk Melawan Korona

    Pemerintah diminta segera membenahi komunikasi lintas sektoral. Sehingga kebijakan yang dibuat tidak membuat masyarakat kecewa.

    "Munculnya tagar #IndonesiaTerserah merupakan suara publik yang harus didengarkan pemerintah," ujar dia.

    Pemerintah juga diminta bijak dalam mengeluarkan kebijakan. Salah satunya menghargai perjuangan pihak yang berjuang selama ini membantu menghadapi virus korona, terutama tenaga medis dan pihak yang patuh menjalankan aturan PSBB.

    "Jadi jelas bahwa jangan sampai perjuangan panjang ini sia-sia, karena kebijakan yang salah sasaran dan komunikasi antar kementerian/antar pejabat yang tidak terpadu," ujar dia.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id