Klaim Hutan Adat Harus Sesuai Koridor Hukum

    Media Indonesia.com - 18 September 2020 05:13 WIB
    Klaim Hutan Adat Harus Sesuai Koridor Hukum
    Ilustrasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara menuntut RUU Masyarakat Adat segera disahkan. MI/Susanto.
    Jakarta: Pengakuan atas wilayah adat, termasuk hutan adat, harus melalui koridor hukum bukan atas klaim semata. Polemik atas klaim hutan adat di Desa Kinipan, Batang Kawa, Lamandau, Kalimantan Tengah, juga harus diselesaikan berdasarkan koridor hukum.

    “Kalau itu terjadi (klaim hutan adat) menjadi preseden yang diikuti oleh masyarakat lain dan akhirnya terganggu semua,” ujar pakar hukum kehutanan Sadino dalam webinar Indonesia bicara bertema klaim hutan adat di Jakarta, Kamis, 17 September 2020.

    Sadino mengatakan pemerintah daerah ketika membentuk tim verifikasi suatu kawasan harus ada permohonan atau pengajuan dan tata cara yang disampaikan. “Dalam hal ini bupati memverifikasi terkait lahan siapa yang akan dimohon. Kalau disampaikan, misalnya di sini sudah ada HGU (hak guna usaha). Bagaimana pada saat terjadi (perizinan)? Kenapa pada saat dulu juga tidak ada yang komplain, misalnya bahwa di situ ialah hutan adat masyarakat adat Kinipan?” katanya.

    Dia menjelaskan, dalam aturan HGU tentu ada tata caranya, misalnya bisa dicabut oleh orang yang memberikan izin HGU. Namun, harus menyampaikan dasar hukumnya dalam pencabutan. Kecuali, HGU tersebut ditelantarkan, tidak digunakan dengan baik, atau ada kesalahan SK, dan ada putusan pengadilan menggugat SK HGU itu serta dibatalkan oleh pengadilan supaya dicabut.

    "Namun, kalau enggak ada dasar-dasar pertimbangan itu, sesuai dengan UU No 5/1960 dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 40/1996, enggak bisa diapa-apakan. Ini yang menjadi pedoman," ujarnya.
     

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id