Pemerintah Pelototi Jemaah Haji dengan Visa Undangan dan Khusus

    Siti Yona Hukmana - 02 Juni 2020 12:46 WIB
    Pemerintah Pelototi Jemaah Haji dengan Visa Undangan dan Khusus
    Ilustrasi ibadah haji. AFP
    Jakarta: Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementarian Agama bakal mengawasi pergerakan jemaah haji dan umrah yang memiliki visa mujamalah atau undangan dari Arab Saudi dan visa khusus. Hal itu untuk mengantisipasi jemaah nekat melaksanakan ibadah haji.

    "Pengawasan yang pertama kita harapkan pemerintah Arab Saudi melalui kedutaan tidak mengeluarkan visa mujamalah," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar, di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2020.

    Dia meyakini Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa mujamalah. Apalagi, Indonesia dan Arab Saudi memiliki kerja sama dan hubungan yang baik.

    Pihaknya juga bakal meminta pengawasan kepada Kementerian Hukum dan HAM. Pergerakan jemaah haji dipantau di bandara-bandara baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

    (Baca: Pembatalan Haji 2020 Dinilai Mendahului Keputusan Arab Saudi)

    "Ketika melakukan perjalanan, imigrasi akan memantau di bagian check in, jika kedapatan jemaah menggunakan visa mujamalah pemberangkatannya akan dibatalkan," ujar Nizar.

    Pihaknya juga bakal melakukan koordinasi dengan pihak maskapai. Koordinasi dengan Garuda Indonesia di Indonesia begitu juga terhadap maskapai di Arab Saudi.

    "Kalau penerbangan mau berangkat ke mana. Jadi itu model pengawasan kami terkait dengan yang dikhawatirkan akan ada jemaah berangkat diam-diam," tutur dia.

    Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatan jemaah Haji 2020. Alasannya, pandemi virus korona (covid-19) belum usai dan belum ada kepastian Arab Saudi terkait pembukaan penerimaan jemaah ibadah haji.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id