Reformasi Partai Politik Dinilai Mendesak

    Theofilus Ifan Sucipto - 08 April 2021 22:26 WIB
    Reformasi Partai Politik Dinilai Mendesak
    Ilustrasi. MI/Amiruddin Abdullah



    Jakarta: Reformasi partai politik (parpol) dinilai mendesak. Parpol disebut memiliki masalah berlarut-larut yang perlu diselesaikan.

    Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Aisah Putri Budiatri menyebut masalah itu, yakni pragmatisme, oligarkis, koruptif, dan disfungsi partai. Kemudian, mismanajemen partai, personalisasi partai, hingga dana partai yang tidak independen.






    “Ini menunjukkan reformasi partai politik agenda yang mendesak,” kata Aisah dalam diskusi virtual, Kamis, 8 April 2021.

    Aisah mencontohkan masalah personalisasi partai, yakni individu yang memiliki pengaruh dan kekuasaan atas partai. Fenomena itu ibarat buah simalakama bagi parpol.

    Keuntungan personalisasi partai, kata Aisah, yakni relatif lebih solid, terhindar dari konflik, dan usia partai panjang. Di sisi lain, personalisasi partai berpotensi tidak memunculkan figur pemimpin alternatif.

    “Kemudian sisi negatif lainnya sistem parpol tidak demokratis dan muncul dinasti politik oligarki,” papar dia.

    Baca: Dianggap Memalsukan Mukadimah Demokrat, SBY Bakal Digugat

    Aisah menyebut reformasi parpol harus didukung semua pihak. Parpol tak akan bisa melakukan reformasi sendiri.

    “Reformasi parpol butuh dukungan pemerintah melalui, yakni paket Undang-Undang Politik yaitu Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Pilkada, dan Undang-Undang Partai Politik,” ujar Aisah.

    Parpol dan politikus dinilai berperan membenahi internal partai. Hal itu dibarengi dengan satu suara merevisi konstitusi partai politik.

    "Kalau tidak direformasi, ini akan merusak demokrasi Indonesia," tutur Aisah.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id