Jokowi Diharapkan Serius Menindaklanjuti Revisi UU ITE

    Anggi Tondi Martaon - 21 Februari 2021 00:24 WIB
    Jokowi Diharapkan Serius Menindaklanjuti Revisi UU ITE
    Ketua YLBHI Bidang Advokasi Muhammad Isnur. Medcom.id/Faisal Abdalla
    Jakarta: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyambut baik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Jokowi diharapkan serius menindaklanjuti pernyataannya.

    "Ini sebuah kabar bagus, tapi (tidak tahu) apakah serius atau enggak. Apa ini basa-basi atau cuma gimik," kata Ketua YLBHI Bidang Advokasi Muhammad Isnur dalam diskusi virtual Polemik Trijaya bertajuk UU ITE Bukan Revisi Basa-basi, Sabtu, 20 Februari 2021.

    Dia kaget Jokowi menyampaikan ingin merevisi UU ITE. Sebab, eksekutif selama ini tidak ingin mengubah regulasi tersebut.

    "Sepengetahuan kami pemerintah menolak untuk melakukan perubahan. Dalam banyak kesempatan juga beberapa anggota DPR menolak mengubah," ungkap dia.

    Namun, kata dia, antusiasme masyarakat terhadap wacana revisi UU ITE kembali melemah. Sebab, beberapa kementerian/lembaga menyampaikan pernyataan yang membelokkan wacana revisi dengan menerbitkan interpretasi terhadap Pasal 27 ayat (3) dan 28 ayat (2) UU ITE.

    Baca: Revisi UU ITE Diusulkan Mengatur Buzzer

    YLBHI akan terus mendorong pemerintah dan DPR konsisten untuk merevisi UU ITE. Sebab, ketentuan pada Pasal 27 ayat (3) dan 28 ayat (2) UU ITE yang selama ini dikenal dengan sebutan pasal karet itu banyak disalahgunakan dalam implementasinya.

    "Sangat banyak kasusnya terkait pasal karet ini," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id