Menaker Ajak Pengusaha dan Pekerja Bahas PP Turunan UU Ciptaker

    Antara - 07 Oktober 2020 04:18 WIB
    Menaker Ajak Pengusaha dan Pekerja Bahas PP Turunan UU Ciptaker
    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. MI/Mohamad Irfan
    Bogor: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengajak pengusaha dan pekerja untuk duduk bersama memberi masukan dalam penyusunan peraturan pemerintah (PP) sebagai turunan dari UU Cipta Kerja (Ciptaker) klaster ketenagakerjaan. Masukan itu diharapkan bisa menyempurnakan penyusunan PP.

    "Saya berharap dengan duduk bersama kita bisa memastikan perlindungan teman-teman pekerja," ujar Ida saat penyerahan bantuan subsidi upah pekerja di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Menurut dia, masalah perlindungan yang diresahkan para buruh bisa diatasi lewat PP. Oleh karena itu, dia mengajak para pekerja mau merumuskan bersama-sama PP dari turunan UU Ciptaker tersebut.

    "Bukan revisi (UU), tapi undang-undang memerintahkan agar diatur lebih detail dalam peraturan pemerintah. Kita sepakat, teman-teman akan memberi masukan. Misalkan teman-teman pekerja memberikan masukan di peraturan pemerintahnya," tuturnya.

    Baca: Buruh Disarankan Ajukan Judicial Review UU Cipta Kerja ke MK

    Dia juga mengajak para pekerja untuk membaca kembali poin-poin yang tertuang dalam UU Ciptaker. Dia mengeklaim semua poin-poin yang ada di dalam UU Ciptaker, khususnya klaster ketenagakerjaan, sudah mengakomodasi aspirasi para pekerja.

    "Saya berharap teman-teman baca kembali RUU Cipta Kerja ini. Saya mengajak teman-teman membuka kembali, melihat kembali dengan tentang RUU Cipta Kerja ini. Di sana tuntutan teman-teman kami akomodasi," kata Ida.

    Menurut dia, aksi turun ke jalan yang dilakukan para pekerja sudah tidak relevan. Sebab, sebagian besar keinginan kaum pekerja sudah diakomodasi.

    "Apa saja yang diatur, yang jadi tuntutan dari teman-teman buruh sudah kami akomodasi. Saya berharap ketika semua sudah akomodasi semaksimal mungkin, buruh turun ke jalan menjadi tidak relevan," ujar dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id