MPR Bentuk Mahkamah Kehormatan Majelis

    Theofilus Ifan Sucipto - 06 Oktober 2020 18:54 WIB
    MPR Bentuk Mahkamah Kehormatan Majelis
    Ilustrasi Kompleks Parlemen Senayan. Medcom.id/Githa Farahdina
    Jakarta: MPR akan membentuk Mahkamah Kehormatan Majelis. Badan kehormatan itu berfungsi menegakkan kode etik terhadap seluruh anggota MPR.  

    “Saat ini tahapan pembentukan sudah disetujui dan disepakati. Tinggal pematangannya diharapkan selesai dalam waktu dekat,” kata Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Mahkamah Kehormatan Majelis berfungsi mengadili dugaan pelanggaran etik anggota MPR. Badan kehormatan itu juga bisa membela anggota MPR dari tuduhan atau fitnah sesuai kode etik.

    Bamsoet menilai Mahkamah Kehormatan Majelis penting untuk menjaga integritas anggota MPR. Apalagi, DPR dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) lebih dulu memiliki mahkamah kehormatan.

    “Kemudian mengingat adanya perkembangan tugas dan alat kelengkapan MPR yang berbeda dari periode 2009-2014,” ujar politikus Partai Golkar itu.

    Pria yang akrab disapa Bamsoet itu menambahkan, Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR (K3 MPR) bakal mengalami penyesuaian. Personel K3 MPR bertambah dari 45 orang menjadi 55 orang yang terdiri dari pakar ketatanegaraan maupun mantan anggota MPR. Pimpinan K3 MPR juga ditambah dari 1 ketua dan 4 wakil ketua menjadi 1 ketua dan 5 wakil ketua dari kelompok DPD.

    “Mereka akan mengkaji dan merumuskan pokok-pokok pikiran yang berkaitan dengan sistem ketatanegaraan,” terang dia.

    Sistem ketatanegaraan itu, kata Bamsoet, akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam membuat peta jalan pembangunan nasional. MPR berupaya memajukan Indonesia berlandaskan semangat Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id