Survei: Ganjar Tempel Prabowo di Pilpres 2024

    Medcom - 28 Oktober 2020 13:00 WIB
    Survei: Ganjar Tempel Prabowo di Pilpres 2024
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Peluang Prabowo Subianto ikut Pilpres 2024 masih tinggi. Namun meski masih unggul, eletabilitasnya semakin turun dan mulai mendekati calon lain yang berpotensi maju sebagai capres.
     
    Hal itu terlihat dari survei Y-Publica yang menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto didekati Ganjar Pranowo dengan selisih tipis. Pada posisi berikutnya ada Ridwan Kamil diikuti Anies Baswedan.
     
    Pada Maret 2020, Prabowo memimpin dengan raihan 23,7 persen, tetapi bergerak turun menjadi 17,3 persen pada Juli, dan sekarang tinggal 16,5 persen. Sedangkan Ganjar dari hanya 8,0 persen naik menjadi 15,2 persen dan sekarang naik lagi menjadi 16,1 persen.
     
    Sementara Anies yang awalnya berada pada posisi kedua dengan elektabilitas 14,7 persen turun menjadi hanya 9,7 persen dan turun lagi menjadi 8,6 persen. Kang Emil dari hanya 4,9 persen melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 12,1 persen dan kini melemah menjadi 11,8 persen.
     
    “Prabowo masih menjadi calon presiden unggulan, tetapi makin ditempel ketat Ganjar, sementara Kang Emil dan Anies melorot elektabilitasnya dalam tiga bulan terakhir,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam dalam keterangan tertulisnya, Rabu 28 Oktober 2020.
     
    Menurut Rudi, peluang Prabowo masih kuat untuk dimajukan sebagai capres pada Pemilu 2024. Lebih-lebih jika melihat koalisi yang terbangun antara Gerindra dengan PDIP, yang menguasai hampir 40 persen kursi DPR.
     
    Di sisi lain Ganjar yang menjadi tokoh PDIP dengan elektabilitas tertinggi masih harus bersaing dengan kader internal PDIP. Ada Tri Rismaharini dan Puan Maharani.
     
    “Ganjar, Kang Emil, dan Anies, bahkan Sandiaga Uno, berpeluang besar dalam pertarungan pilkada langsung, tetapi tidak menjadi bagian dari parpol ataupun lingkaran dinasti politik,” kata Rudi.
     
    Sandi masih mempunyai elektabilitas yang cukup tinggi, (8,1 persen), disusul Khofifah Indar Parawansa (4,5 persen) dan Risma (3,1 persen). Sementara itu ada nama lain seperti Erick Thohir (3,3 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (2,2 persen).
     
    Elektabilitas Mahfud MD (1,5 persen), Puan (1,1 persen), Susi Pudjiastuti (1,0 persen), dan Airlangga Hartarto (0,9 persen).
     
    “Pendatang baru kali ini adalah Giring Ganesha yang juga Plt ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dengan elektabilitas 1,6 persen,” kata Rudi.
     
    Nama-nama lainnya masih di bawah 1 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab (17,6 persen-16,7 persen-18,4 persen).
     
    Survei Y-Publica dilakukan pada 11-20 Oktober 2020 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon kepada responden yang dipilih acak. Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id