• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dubes Saudi Dinilai Berpotensi Ganggu Hubungan Indonesia-Arab

M Sholahadhin Azhar - 06 Desember 2018 12:31 wib
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammad Abdullah Al
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama Mohammad Abdullah Al Shuaibi. MI/Bary Fathahilah.

Jakarta: Duta Besar Saudi Arabia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, dinilai tidak pantas menyebut reuni 212 sebagai reaksi atas pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sikap Osama itu dinilai dapat mempengaruhi hubungan baik antara Indonesia dan Arab Saudi.

"Sikap Dubes Saudi Arabia berpotensi mengganggu hubungan baik yang selama ini sudah terjalin," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Hamka Haq melalui keterangan tertulis, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut dia, Dubes Saudi seharusnya tak perlu bereaksi atas reuni 212. Apalagi, mengkaitkannya dengan pembakaran bendera HTI. 

Hamka menilai sikap Osama melanggar kode etik dan prinsip diplomatik. Dia meminta pihak Saudi mengevaluasi Osama. Dengan begitu, kejadian serupa tak terulang, karena bisa menggangu hubungan bilateral kedua negara.

"Bukan hanya Pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Saudi Arabia, tetapi juga bangsa Indonesia dengan bangsa Saudi Arabia," imbuhnya. 

Baca: Pernyataan Dubes Arab Saudi Memicu Perpecahan

Hamka mendukung respons Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meminta Kerajaan Saudi memulangkan Osama. Hamka sepakat agar Kerajaan Saudi mengganti Osama dengan pejabat baru.

Dia berharap pejabat baru nanti memahami kode etik diplomasi, dan bijak di media sosial. Tidak ada lagi dubes yang mencampuri urusan bangsa Indonesia.

"PDI Perjuangan percaya, Pemerintahan Jokowi yang responsif dan memegang teguh etika diplomasi politik internasional, akan menindaklanjuti sikap dari PBNU," kata Hamka. 

Hamka juga menyesalkan sikap Osama yang menuding GP Ansor secara tidak langsung sebagai organisasi sesat. PBNU juga telah melayangkan protes keras terkait hal ini.

Ketua PBNU Said Aqil terhina lantaran GP Ansor dikatakan sesat oleh Osama. "PBNU merasa dihina dengan pernyataan ini, karena ini jelas-jelas kesalahan atau tidak mengerti etika diplomasi," kata Said.


(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.