comscore

Sindir Bulog, Presiden: Ngambil Banyak dari Petani, Tapi Tak Bisa Jual

Andhika Prasetyo - 20 Juni 2022 16:34 WIB
Sindir Bulog, Presiden: <i>Ngambil</i> Banyak dari Petani, Tapi Tak Bisa Jual
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir Perum Bulog. Perusahaan yang kini dipimpin Budi Waseso itu tidak memiliki rencana kerja yang jelas dalam program pengadaan beras dari petani.

Jokowi mengatakan Bulog secara intensif menyerap hasil panen, namun tidak memiliki saluran untuk mengeluarkan beras-beras tersebut. Dia mewanti-wanti jajaran menteri dan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak bekerja seperti Bulog.
"Kalau sudah ambil jangan sampai kaya Bulog, ngambil dari petani banyak, stok banyak, tapi tidak bisa jual. Akhirnya, kualitasnya turun dan ada yang busuk, rusak, jangan. Semua harus ada gameplan-nya, rencana besarnya," ujar Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.

Baca: Airlangga Perintahkan Bulog Siapkan Cadangan Percepat Distribusi Minyak Goreng Rp14 Ribu

Kepala Negara menginstruksikan pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan swasta meningkatkan produksi komoditas pangan sebesar-besarnya. Namun, upaya itu harus diimbangi proses penyerapan dari petani dan penyaluran kepada konsumen secara maksimal.

"Kalau sudah produksi besar-besaran, segera dipastikan siapa off taker-nya. Petani terus berproduksi dan yang membeli juga ada. Jangan sampai petani produksi banyak, Bulog tidak ambil, RNI tidak ambil. Ini mekanismenya harus segera diputuskan. Kemarin sudah disampaikan dengan Menteri BUMN (Erick Thohir)," jelas dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id