JK Sebut Pemerintahan SBY Lebih Cepat Ambil Keputusan

    Achmad Zulfikar Fazli - 22 Juli 2019 12:24 WIB
    JK Sebut Pemerintahan SBY Lebih Cepat Ambil Keputusan
    Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta
    Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut kerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih cepat ketimbang Joko Widodo. Sebab, Jokowi mengedepankan sistem kerja kolektif.

    "Salah satu ciri kepemimpinan Pak Jokowi itu ialah kolektivitas. Jadi diambil keputusan secara kolektif," kata JK saat berbicang dengan Medcom.id di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.

    Dengan sistem kerja yang kolektif, jelas dia, semua isu harus dibahas dan diputuskan bersama melalui rapat. Sedangkan pada pemerintahan SBY, ada pembagian tugas antara presiden dan wakil presiden. 

    Menurut dia, kedua sistem kerja itu sama-sama efektif tergantung dari kondisinya. Namun, dia tak menampik sistem kerja SBY membuat kinerja pemerintahan menjadi lebih cepat.

    "Dua-duanya bisa efektif. (Tapi) Zaman dulu (pemerintahan SBY) lebih cepat," ujar JK sembari tersenyum.

    Namun, menurut dia, ada perbedaan kondisi negara antara pemerintahan SBY dan Jokowi, meski awalnya yang dihadapi sama. Pada 2004, dia bersama SBY menyetir roda pemerintahan dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 4 persen.

    Nasib sama juga dia alami saat mendampingi Jokowi. Roda pemerintahan dimulai dari kondisi pertumbuhan ekonomi sekitar 4,5 persen.

    Sayangnya, krisis ekonomi global yang terjadi pada 2008 turut mempengaruhi Indonesia hingga saat ini. Hal ini, menurut dia, harus segera diatasi sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terus meningkat.

    "Ada peluang-peluang tetapi ada tantangannya. Tetapi karena ada masalah keluar, ada masalah ke dalam, ke dalam juga memang harus kita selesaikan," pungkas dia.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung meningkat dalam tiga tahun belakangan ini. Pada 2014, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,01 persen, 2015 sebesar 4,88 persen, 2016 sebesar 5,03 persen, 2017 sebesar 5,07 persen, dan 2018 sebesar 5,17 persen.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id