Karhutla Ganggu Upaya Pemerintah Turunkan Emisi

    Theofilus Ifan Sucipto - 05 Desember 2019 17:15 WIB
    Karhutla Ganggu Upaya Pemerintah Turunkan Emisi
    National Focal Point Indonesia untuk UNFCCC Ruandha Agung Sugardiman di Gedung Ifema Madrid, Spanyol, Rabu, 4 Desember 2019. Dok.Kementerian LHK.
    Madrid: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mempersulit upaya pemerintah menurunkan emisi. Padahal, Indonesia hampir mencapai target penurunan emisi pada 2018.

    "Kalau Indonesia bisa mencegah tidak terjadi kebakaran di gambut, kami yakin NDC akan tercapai sesuai dengan target," kata National Focal Point Indonesia untuk UNFCCC Ruandha Agung Sugardiman di Gedung Ifema Madrid, Spanyol, Rabu, 4 Desember 2019. 

    Ruandha mengatakan kebakaran hutan bisa ditekan pada 2018. Indonesia berhasil menurunkan emisi mencapai 24 persen dari target 29 persen.

    Sayangnya, kasus karhutla kembali marak pada 2019. Angka penurunan emisi anjlok pada September dan Oktober 2019. "Mungkin menjadi sekitar 19 sampai 20 persen," ujar Ruandha. 

    Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK itu menyebut data itu belum mengambarkan angka keseluruhan penurunan emisi di Indonesia pada 2019. Laporan final penurunan emisi akan dirilis pada akhir Desember.

    Menekan Gas Metana

    Selain kebakaran hutan, Ruandha membeberkan emisi bisa muncul dari gas metana. Ada beberapa sumber penghasil gas CH4 itu.

    "Bisa berasal dari gambut. Meski gambut tidak diapa-apakan, tetap mengeluarkan metana, apalagi terbakar," kata Ruandha.

    Sampah pertanian juga menyumbang gas metana. Ruandha mengatakan KLHK berusaha mengenalkan konsep pertanian ramah lingkungan kepada petani, seperti memanfaatkan gas metana menjadi energi.

    Indonesia pun serius dengan rencana itu. Pemerintah telah bertemu Korea Selatan untuk menjalin kerja sama pemanfaatan gas metana menjadi energi.

    "Korea tertarik melakukan kerja sama untuk transfer teknologi waste to energy ini," ucapnya.

    Ruandha optimistis Indonesia bisa menurunkan emisi hingga 29 persen. KLHK akan rutin mengedepankan pencegahan karhutla.

    "Upaya-upaya ke depan akan kita galakkan. Kita akan intensifkan bagaimana pencegahan itu," pungkas dia.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id