Pemerintah Tampung Kritik untuk Menyempurnakan Kartu Prakerja

    Anggi Tondi Martaon - 21 Mei 2020 22:42 WIB
    Pemerintah Tampung Kritik untuk Menyempurnakan Kartu Prakerja
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin/Antara.
    Jakarta: Wakil Presiden, Ma'ruf Amin merespons kritik berbagai pihak terhadap kartu prakerja. Dia mengakui program tersebut butuh perbaikan.

    "Jangan takut salah kalau tidak dicoba kita tak tahu di mana salahnya. Kalau dimulai akan tahu, kritik itu nanti memberi tahu mana yang harus diperbaiki," ujar Ma'ruf dalam program Newsmaker, Kamis, 21 Mei 2020. 

    Menurut dia, beberapa aspek perlu pengembangan. Misalnya kategori calon peserta khusus pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, efektifitas pelatihan daring juga perlu dikaji.

    Ma'ruf tak menyoal kritik tersebut. Dia memaklumi program tersebut akan menuai banyak saran. Apalagi implementasinya bersamaan dengan pandemi korona.

    "Karena ini baru dan mendadak tentu masih banyak hal yang belum matang persiapannya," kata dia. 

    Baca: Cerita Peserta Kartu Prakerja Bisa Tambah Penghasilan

    Ma'ruf memerinci soal persiapan program. Menurut dia, awalnya kartu prakerja diberikan dalam bentuk pelatihan kepada 10 juta peserta. Namun, persiapan yang dibuat terpaksa diubah dan dimodifikasi menjadi pelatihan dan bantuan.

    "Sekarang ditambah jadi 20 juta, bentuk dari kartu prakerja yang sekarang itu jadinya kombinasi antara bantuan sosial dan pendidikan atau pelatihan," ungkap dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id