Pemerintah Diminta Mengefektifkan Penggunaan Anggaran Kesehatan 2021

    Anggi Tondi Martaon - 15 Agustus 2020 01:34 WIB
    Pemerintah Diminta Mengefektifkan Penggunaan Anggaran Kesehatan 2021
    Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay. Medcom/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Pemerintah diminta mengefektifkan penggunaan anggaran kesehatan pada 2021. Anggaran kesehatan yang disiapkan mencapai Rp196 triliun untuk tahun depan.

    "Ini harus dikordinasikan sehingga anggaran ini bermanfaat. Jadi kesehatan masyarakat kita itu terjamin," kata Anggota Komisi IX Saleh Daulay di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

    Wakil Ketua Fraksi PAN itu mengungkapkan permasalahan kesehatan merupakan salah satu sektor yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Sebab, Indonesia tengah dihantam sejumlah wabah mematikan.

    Salah satunya yaitu virus korona. Pandemi yang pertama kali teridentifikasi di Hubei, Wuhan, Tiongkok itu telah menginfeksi 135.123 masyarakat Indonesia.

    Dia menyebutkan asumsi biaya perawatan pasien covid-19 yang disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar Rp75 juta per orang. Dia berharap anggaran yang disiapkan pemerintah cukup untuk merawat pasien covid-19.

    "Sekarang jumlah pasiennya tinggi dan besar, berarti kan otomatis anggarannya juga besar, dikalikan dengan jumlah Rp75 juta itu," ungkap dia.
     
     

    Baca: Pemerintah Alokasikan Rp169,7 Triliun untuk Anggaran Kesehatan 2021

    Pemerintah juga diminta tidak melupakan penyakit lainnya. Seperti demam berdarah dengue (DBD), tuberculosis (TBC), human immunodeficiency virus (HIV), dan jenis penyakit lainnya.

    "Jadi anggaran yang Rp169 triliun itu jangan hanya untuk covid-19, tapi juga pada penyakit lainnya yang jadi tantangan kita kayak DBD. Itu DBD mengancam sekali," ujar dia.

    Saleh meminta pemerintah melengkapi fasilitas kesehatan. Hal itu perlu dilakukan agar Indonesia siap menghadapi berbagai ancaman wabah penyakit.

    "Pemerintah (mengakui) banyak kekurangan (fasilitas kesehatan), itu (harus) dilengkapi, terutama yang terkait penanganan covid-19. Jadi penganggaran itu apapun ceritanya palingan maksimal digunakan untuk itu (meningkatkan fasilitas kesehatan)," ujar dia.

    Pemerintah menganggarkan untuk kesehatan dalam RAPBN 2021 sebesar Rp169,7 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp47,8 triliun jika dibandingkan dengan anggaran kesehatan pada 2019 sebesar Rp121,9 triliun.

    (AZF)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id