SBY Daftarkan Demokrat Sebagai Haki, Pendiri: Partai Atau Perusahaan?

    Anggi Tondi Martaon - 08 April 2021 12:41 WIB
    SBY Daftarkan Demokrat Sebagai Haki, Pendiri: Partai Atau Perusahaan?
    Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Antara/Hafidz Mubarak



    Jakarta: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut mendaftarkan Partai Demokrat sebagai Hak Kekayaan Intelektual (Haki) atas nama pribadi pada 19 Maret 2021. Langkah Ketua Majelis Tinggi Demokrat itu dikritik salah satu pendiri partai, Hengky Luntungan.

    "Didaftarin ke kekayaan intelektual Kumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia)," kata Hengky saat dihubungi, Kamis, 8 April 2021.






    Dia menyebutkan langkah pengajuan itu belum dikabulkan oleh Kemenkumham. Sebab, pengajuan tersebut diprotes sejumlah pendiri partai. Hengky merupakan salah satu pendiri yang ikut membantah.

    Baca: Kubu Moeldoko Dinilai Tak Memiliki Legal Standing Gugat AD/ART Demokrat

    Pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara, ini heran dengan langkah yang diambil SBY. Langkah tersebut dianggap tidak mencerminkan Demokrat sebagai partai.

    "Jadi apakah Pak SBY mau bikin Partai Demokrat perusahan dia?" ujar Hengky heran.

    Dia pun menuding SBY suka mengaburkan sejarah. Dia menegaskan Demokrat sudah didaftarkan pada 2007 sebagai partai.

    "Atribut dan lain-lain sudah didaftarkan pada 24 Oktober 2007," tegas Hengky.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id