Ganjar Mau PDI Perjuangan Lepas Kader yang Korupsi

Mustholih - 10 Januari 2019 15:58 wib
ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Semarang: Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyatakan partainya harus bisa memperbaiki diri dalam menghadapi era modern. PDI Perjuangan harus mampu meyakinkan rakyat masih masih ada partai yang membela ‘wong cilik’.

"Di tengah sinisme publik yang tidak percaya dengan keberadaan partai politik, PDI Perjuangan harus mampu mengembalikan kepercayaan publik dengan menunjukkan bahwa partai ini hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka," kata Ganjar menanggapi momentum ulang tahun ke-46 PDI-Perjuangan, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 10 Januari 2019.

Menurut Ganjar, momen ulang tahun ini harus menjadi momentum bagi PDI Perjuangan melakukan kaderisasi. Sebab, di daerah-daerah lain, PDI Perjuangan masih kesulitan mencari kader terbaik terutama untuk jabatan eksekutif. 

"Kalau Jateng aman, karena di sini kandang banteng. Namun banyak daerah lain yang sulit mencari kader yang mumpuni dan berintegritas tinggi. Persoalan kaderisasi harus menjadi perhatian," ujar Ganjar menegaskan.

Baca: Jokowi Mengguyur Megawati dengan Pujian

Ganjar menambahkan bahwa memenangkan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019 harus menjadi target jangka pendek PDI-Perjuangan. “PDI Perjuangan akan all out memenangkan Pilpres 2019 dengan hasil lebih bagus dari Pilgub 2018 lalu,” terang Ganjar.

Ganjar berujar cara terbaik memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 adalah dengan cara bergerak ala marhaenisme. "Datangi masyarakat, ketuk pintu rumah mereka, bantu mereka jika ada yang membutuhkan pertolongan. Kalau itu dilakukan maka masyarakat akan mencintai PDI Perjuangan," jelas Ganjar.

Ganjar meyakini Jawa Tengah masih menjadi barometer kemenangan PDI Perjuangan di kancah politik nasional. Ia menegaskan Jateng masih tetap kandang banteng. “Jateng tetap masih Kandang Banteng. Buktinya, Pilgub 2018 menang kan. Kalau absolutisme kemenangannya mungkin orang bisa mempertanyakan," jelas Ganjar.

Selain membangkitkan kepercayaan publik, PDI Perjuangan dinilai Ganjar harus menegaskan diri sebagai partai anti-korupsi. Ganjar mendukung apabila PDI Perjuangan tidak memberi pendampingan hukum bagi kader yang tersangkut kasus korupsi. 

”Kalau ada yang terkena kasus korupsi kami lepas, tidak kami berikan pendampingan. Itu sebagai sikap partai yang tegas dalam melawan korupsi," katanya.




(ALB)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.