Nasib UU KPK Tunggu Kelengkapan Dewan

    Whisnu Mardiansyah - 07 Oktober 2019 12:44 WIB
    Nasib UU KPK Tunggu Kelengkapan Dewan
    Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto:Antara/M Risyal Hidayat)
    Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menyebut dewan enggan terburu-buru merepons rencana usulan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Respons parlemen soal kelanjutan UU KPK masih menunggu Alat Kelengkapan Dewan (AKD) selesai dibentuk.

    "Karena update terkait ini pun tidak bisa dilakukan secara resmi karena ya itu anggota dan pimpinan AKD yang lalu itu. Kan (AKD) sekarang belum terbentuk. Kita tunggu dulu," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 7 Oktober 2019.

    Puan menyerahkan sepenuhnya waktu penerbitan Perppu itu ke Presiden Joko Widodo. Apakah Perppu tersebut akan diterbitkan sebelum pelantikan presiden atau setelah Jokowi dilantik.

    Dia menyebut partainya masih menimbang terkait poin-poin yang akan dimasukan atau dihilangkan di Perppu KPK. Sikap resmi partainya akan dibahas bersama anggota DPR Fraksi PDIP periode saat ini.

    "Karena banyak hal yang memang kita harus konsolidasi kembali di periode keanggotaan DPR sekarang," pungkas dia.

    Presiden sebelumnya mengaku akan mempertimbangkan penerbitan Perppu KPK. Aturan itu akan menganulir UU KPK yang telah disepakati DPR dan pemerintah untuk direvisi.
     
    Saat pembahasan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, Presiden mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR. Surpres itu berisi, Presiden memerintahkan Menteri Hukum dan HAM, yang saat itu dijabat Yasonna Laoly, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, sebagai wakil pemerintah dalam pembahasan revisi.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id