Kemenag Minta Sertifikat Tak Jadi Syarat Dakwah

    Fachri Audhia Hafiez - 22 November 2019 11:07 WIB
    Kemenag Minta Sertifikat Tak Jadi Syarat Dakwah
    Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta semua pihak tak membeda-bedakan dai antara yang bersertifikat atau tidak. Dai yang belum tersertifikasi harus tetap dibolehkan mengisi kegiatan di mana saja.

    "Tidak menjadi persyaratan orang untuk berceramah di mana-mana, silahkan saja," kata Fachrul di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 November 2019.

    Menurut dia, Kemenag mendukung penerbitan sertifikat dai. Kemenag juga tengah merumuskan indikator sertifikasi tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan apakah akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    "Nanti kita lihat saya punya program itu tapi belum tahu namanya apa," ujar Fachrul.

    MUI membuka gelombang pertama sertifikasi dai. Sebanyak 80 peserta lolos tahap awal seleksi.
     
    Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat Cholil Nafis mengatakan standarisasi dilakukan untuk penyamaan visi pendakwah. Cholil menegaskan langkah ini penting.
     
    "Perlu penyamaan persepsi untuk tafhimul afkar atau penyaaman pola pikir, dan tafhimul harokah yaitu koordinasi langkah-langkah dakwah," kata Cholil, Kamis, 21 November 2019.
     
    Standarisasi ini akan bermula dari kursus dai. Secara teknis ada tiga materi yang akan diberikan, seperti Islamisasi, kebangsaan, dan metode dakwah.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id