• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Angka Suara tidak Sah Tertinggi di Jatim

Faisal Abdalla - 12 Juli 2018 19:33 wib
Rilis Bawaslu terkait Pilkada Serentak 2018 - Medcom.id/Faisal
Rilis Bawaslu terkait Pilkada Serentak 2018 - Medcom.id/Faisal Abdalla.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menemukan, sekitar 3 juta suara tidak sah selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Suara tak sah paling banyak ada di Jawa Timur. 

"Jumlah suara tidak sah secara total, secara nasional, itu 3.098.239 suara atau 3 persen dari jumlah pengguna hak pilih yang menggunakan hak pilih dalam pilkada," kata Komisioner Bawaslu M. Afifuddin di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018. 

Afif mengungkapkan, tiga daerah yang jumlah surat suara tidak sahnya paling tinggi, yaitu Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur. 

Di Jawa Tengah, terdapat 778.805 suara tidak sah berbanding 17.630.687 suara sah. Presentasi jumlah suara tidak sah di Jawa Tengah mencapai 4 persen. 

Di Kalimantan Timur, sebanyak 50.110 suara tidak sah berbanding jumlah suara sah sebanyak 1.133.090. Presentasi jumlah suara tidak sah di Kaltim juga mencapai 4 persen. 

"Di Jawa Timur terdapat 782.027 suara tidak sah dan 19.541.232 suara sah. Presentasi surat suara tidak sah sebesar 4 persen," beber Afif. 

(Baca juga: Gus Ipul dan Sudrajat Laporkan Temuan Kecurangan ke Prabowo)

Di sisi lain, lanjut Afif, jumlah suara tidak sah paling sedikit malah ditemukan di Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Di Maluku, terdapat 8.384 suara tidak sah berbanding 805.654 suara sah. Presentasi suara tidak sah di Maluku hanya mencapai 1 persen. 

Hal yang sama juga terjadi di Maluku Utara di mana hanya ditemukan 7.976 suara tidak sah berbanding suara sah sebanyak 554.734 suara. Presentasi suara tidak sah di Maluku Utara juga hanya sebesar 1 persen. 

Sementara di Papua, jumlah surat suara tidak sah hanya mencapai 38.954 suara berbanding 2.871.547 suara sah. Dengan demikian, presentasi suara tidak sah di Papua hanya mencapai 1 persen. 

Afif mengatakan temuan ini harus menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pemilu lantaran dua daerah di Jawa justru masih banyak ditemukan surat suara tidak sah. 

"Artinya, apakah ini karena pemilihnya yang harus kita berikan informasi pendidikan pemilih, tentang bagaimana cara memilih dan lain lain. Saya kira ini menjadi perhatian kita semua," tukas dia. 
 



(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.