Pakar: Ada Kesedihan di Balik Amarah Jokowi

    Kautsar Widya Prabowo - 29 Juni 2020 17:17 WIB
    Pakar: Ada Kesedihan di Balik Amarah Jokowi
    Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para menterinya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Kamis, 18 Juni 2020. Youtube Sekretariat Presiden
    Jakarta: Pakar gestur dan mikro ekspresi Monica Kumalasari menyebut ada kesedihan mendalam dari Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada para menteri dan kepala lembaga dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020. Jokowi ingin perasaan itu juga dialami jajaranya.

    "Saya mengamati ekspresi wajah yang terjadi sepanjang pembicaraan beliau ini banyak kesedihan, terlihat dari gerakan alis serta bibir," ujar Monica kepada Medcom.id, Senin, 29 Juni 2020.

    Monica menilai ekspresi wajah menjadi patokan sahih untuk melihat perasaan sesorang. Selain kesedihan, Jokowi menujukkan perasaan takut dan emosi.

    Usaha Jokowi untuk menyamarkan rasa kemarahanya dinilai gagal. Ekspresi wajah Jokowi tetap mengambarkan perasaan emosi yang berapi-api.

    "Walapun tenang tetapi beliau berekspresi wajah kemarahan. Terlihat dari bibir terlipat dan alis mata, menujukkan ekspresi marah saat mengatakan 'tidak ada progres yang signifikan dan pertaruhkan reputasi politik saya'," jelas dia.

    Baca: Jokowi Siap Pertaruhkan Reputasi Politik Demi Pulihkan Ekonomi

    Dia menghitung lebih dari empat kali Jokowi menyatakan jajaranya harus memiliki perasaan yang sama dalam memaknai pandemi covid-19. Hal itu menujukkan Jokowi merasa banyak yang bekerja standar di tengah kondisi ekonomi tidak menentu.

    "(Itu) cara beliau untuk mengatakan kenapa para menterinya tidak berempati," ujar dia.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id