Pemerintah Dinilai Belum Maksimal Mengantisipasi Korona

    Ferdian Ananda - 10 Februari 2020 03:10 WIB
    Pemerintah Dinilai Belum Maksimal Mengantisipasi Korona
    Ilustrasi. Medcom.id.
    Jakarta: Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menilai pemerintah belum maksimal mengantisipasi wabah virus korona. Terutama, terkait pemanfaatan media online dan offline untuk sosialisasi serta mengedukasi publik soal korona.

    "Masih lemah dan kurang masif. Dari topik ciri-ciri suspected virus korona, pentingnya imunitas diri, tips hidup sehat, dan lain-lain sampai tema pemakaian masker yang benar," kata Kurniasih saat dihubungi di Jakarta, Minggu, 9 Februari 2020.

    Menurut dia, pembaruan informasi terkait perkembangan virus korona di Indonesia secara periodik juga belum terlihat. Bahkan, informasi penting dari pemerintah disebut kalah cepat dengan penyebaran berita hoaks.

    "Padahal masyarakat sangat membutuhkan hal ini supaya masyarakat tenang tapi tetap selalu waspada," sebutnya.

    Dia menegaskan upaya pencegahan masuknya virus korona di Indonesia harus dengan standar yang jelas dan tegas. Baik terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Tenaga kerja Asing (TKA) dari negara-negara yang sudah terdampak positif korona seperti Singapura.

    "Bertambahnya pasien positif virus korona dan angka kematian gara-gara virus tersebut, harusnya membuat kita lebih cepat dan tepat secara serius dan penyiapan ruangan-ruangan serta sarana khusus di RS di tunjuk di berbagai Propinsi harus dipastikan semua ready menerima pasien suspected virus korona," lanjutnya.

    Pemerintah Dinilai Belum Maksimal Mengantisipasi Korona
    Ilustrasi. Suasana di sekitar lokasi karantina warga dari Wuhan di Natuna. Foto: Dokumentasi PLN

    Perhatian pemerintah, kata dia, jangan hanya fokus kepada warga yang dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok. Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengingatkan pemerintah jangan sampai lalai dengan pola antispasi lainnya.

    "Penyediaan masker secra gratis atau dengan harga murah juga harus menjadi terhadap jawaban pemerintah. Mengingat mulai langka dan mahal harga masker," terangnya.

    Perlindungan terhadap WNI di luar negeri juga harus menjadi tanggung jawab pemerintah. Kasus WNI yang bekerja sebagai Palang Merah Indonesia (PMI) di Singapura menjadi positif virus korona harus menjadi peringatan bagi pemerintah.

    "Harus ada upaya perlindungan kepada WNI di Luar negeri yang lebih serius dari pemerintah," pungkasnya.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id