Kebijakan Penaikan Iuran BPJS Juli Nanti Disayangkan

    Anggi Tondi Martaon - 13 Mei 2020 15:03 WIB
    Kebijakan Penaikan Iuran BPJS Juli Nanti Disayangkan
    Ilustrasi BPJS Kesehatan. MI Ramdani
    Jakarta: Wacana penaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikritik. Kebijakan yang diambil dinilai tidak tepat karena Indonesia masih menghadapi pandemi covid-19.

    "Kalau misalnya dalam situasi ini terjadi kenaikan, itu enggak tepat waktu," kata anggota Komisi IX Sri Wulan kepada Medcom.id, Rabu, 13 Mei 2020.

    Politikus Partai NasDem itu mengungkapkan pandemi virus korona berdampak terhadap perekonomian seluruh kelompok masyarakat termasuk kelompok menengah dan atas. Maka, kenaikan tidak tepat dilakukan saat ini.

    "Kalau dalam keadaan biasa it's ok, tapi kita mengingat ini kan dalam kondisi luar biasa," tutur dia.

    Dia menyindir sikap pemerintah yang kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Padahal, keputusan tersebut sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

    (Baca: Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik Mulai Juli)

    "Kalau Juli ada kenaikan lagi, ya, yang benar saja ini. Makanya kita heran juga, seperti lagu Syahrini, maju mundur cantik," kata dia.

    Sri meminta wacana tersebut dibatalkan. Dia mengatakan setidaknya menunggu situasi perekonomian kembali normal.

    "Ya, jangan dinaikkan dulu untuk (situasi) seperti ini," ujar dia.

    Presiden Joko Widodo kembali merencanakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan iuran mulai berlaku 1 Juli 2020.

    Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Beleid anyar itu mengatur tentang perubahan iuran mengikuti putusan Mahkamah Agung Nomor 7P/HUM/2020.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id