Tantangan Penyelenggaraan Pilkada Desember 2020

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Mei 2020 07:40 WIB
    Tantangan Penyelenggaraan Pilkada Desember 2020
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus berpikir dua kali untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada Desember 2020. Pasalnya, beragam tantangan harus diselesaikan agar pesta demokrasi tersebut berjalan lancar. 

    Direktur Eksekutif Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Ferry Kurnia Rizkiyansyah menjelaskan tantangan utama yakni mengetahui kapan berakhirnya wabah virus korona (covid-19) di Indonesia. Hingga kini belum ada yang dapat memastikan kapan pandemi berakhir. 

    "Keselamatan dan kesehatam publik termasuk penyelenggara menjadi pertimbangan utama," kata Ferry kepada Medcom.id, Rabu, 13 Mei 2020. 

    Selain itu, kualitas pilkada yang meliputi penyelenggara, peserta, dan pemilih harus diperhatikan. Revisi peraturan KPU (PKPU) yang belum rampung dikhawatirkan memunculkan pelanggaran pilkada, seperti politisasi bantuan sosial terkait covid-19. 

    KPU juga harus memperhatikan hari raya keagamaan yang digelar pada Desember, seperti Natal. Tidak menutup kemungkinan cuaca ekstrem juga terjadi di akhir 2020. 

    Kemudian, anggaran harus benar-benar mampu siap menyokong pelaksanaan pilkada serentak. Pasalnya, beberapa daerah telah menggunakan anggaran pilkada untuk percepatan penanganan covid-19.

    "Kalau KPU tidk yakin dengan Desember 2020, maka KPU tidak perlu ragu untuk menunda, dengan pertimbangan kepastian hukum dan kualitas pemilihan," jelas mantan komisioner KPU itu.

    Baca: Pelaksaanaan Pilkada Tahun Ini Berpotensi Menurunkan Kualitas

    Presiden Joko Widodo menunda pilkada yang sedianya berlangsung September 2020. Penundaan tertuang dalam Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi UU.

    "Pemungutan suara serentak yang ditunda dilaksanakan pada Desember 2020," kata Jokowi.

    Penundaan hingga akhir tahun belum final. Bila pandemi belum usai, pemerintah akan menjadwalkan ulang penyelenggaraan Pilkada 2020.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id