comscore

Presiden Sampaikan Harapan ASEAN kepada AS

Andhika Prasetyo - 27 Oktober 2021 00:07 WIB
Presiden Sampaikan Harapan ASEAN kepada AS
Presiden Joko Widodo (Jokowi). BPMI
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap hubungan ASEAN dan Amerika Serikat (AS) dapat terus diperkuat. Hal ini diperlukan dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan.

"Kita ingin melihat kawasan kita menjadi kawasan yang damai dan stabil. Saya yakin tidak akan ada perdamaian dan stabilitas di Asia tanpa peran dari ASEAN," ujar Jokowi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN yang digelar virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 26 Oktober 2021.
Menurut dia, penghormatan terhadap hukum internasional, Treaty of Amity and Cooperation, serta perangkat norma dan hukum lain menjadi kunci. Kerja sama konkret mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) yang terbuka dan inklusif amat penting.

"ASEAN mengharapkan AS dapat menjadi salah satu mitra utama dalam mengimplementasikan empat prioritas kerja sama AOIP yaitu maritim, konektivitas, SDGs, dan kerja sama perdagangan investasi," jelas Jokowi.

Baca: Joe Biden Alokasikan Rp1,4 Triliun untuk Perkuat Hubungan ASEAN-AS

Selain sinergi di sektor keamanan, Kepala Negara berharap ASEAN-AS dapat meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. Negara-negara di Asia Tenggara harus ditopang untuk menjadi bagian dari rantai pasok perdagangan dunia.

"Persoalan rantai pasok yang tidak terdiversifikasi dengan baik telah memperparah disrupsi pada saat dunia menghadapi krisis. Oleh karena itu, ke depan, ASEAN siap menjadi bagian penting dari rantai pasok perdagangan dunia," imbuh Jokowi.

Di samping itu, kemitraan di bidang ekonomi hijau dan berkelanjutan harus menjadi prioritas ASEAN-AS, termasuk di bidang transformasi teknologi dan energi. Menjelang COP26 di Glasgow, debat mengenai peningkatan komitmen tiap negara sangat mengemuka. 

"Debat ini juga harus ditopang dengan komitmen kerja sama bagi pemenuhan komitmen. Dengan demikian, kita dapat menggunakan energi kita untuk menangani isu perubahan iklim secara bersama dan tidak membuang energi untuk saling menyalahkan," papar Jokowi.

Jokowi juga menggarisbawahi penguatan kerja sama di sektor kesehatan. Pandemi covid-19 telah menyadarkan pentingnya investasi di bidang kesehatan. Pembangunan ketahanan kesehatan nasional akan menjadi modal dasar ketahanan kesehatan global.

"Rantai pasok produksi obat-obatan, vaksin, alat-alat kesehatan harus didiversifikasi, termasuk ke kawasan Asia Tenggara," ucap Jokowi.

Kepala Negara menjelaskan ASEAN saat ini tengah membangun sebuah arsitektur kesehatan baru. Kawasan berharap AS akan menjadi salah satu mitra utama pembangunan ketahanan kesehatan ASEAN.

"Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan apresiasi atas dukungan vaksin AS kepada negara-negara ASEAN yang jumlahnya lebih dari 30 juta. Upaya mencapai kesetaraan akses vaksin bagi semua negara akan menjadi kunci kecepatan dunia keluar dari pandemi," jelas Jokowi.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id