Wapres Perintahkan Pemprov Jatim Tingkatkan Sasaran Vaksinasi Covid-19

    Antara - 22 Juli 2021 00:50 WIB
    Wapres Perintahkan Pemprov Jatim Tingkatkan Sasaran Vaksinasi Covid-19
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: dok. Setwapres



    Jakarta: Wakil Presiden Ma’ruf Amin memerintahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mempercepat vaksinasi covid-19. Jumlah masyarakat yang mendapatkan dosis vaksin harus ditingkatkan.

    Dia meminta Khofifah menjelaskan kendala yang dihadapi dalam vaksinasi covid-19. Sebab, sasaran vaksinasi baru tercapai 8,36 persen dari target 31,8 juta orang.

     



    "Ini barangkali coba dikonfirmasi ini, apa betul? Apa hambatan yang masih dihadapi oleh Jatim?" ujar Ma’ruf melalui konferensi video dari kediaman Wapres di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021.

    Ma'ruf mengatakan seluruh pemerintah daerah (pemda) harus saling berkoordinasi guna menyelesaikan berbagai kendala yang dialami dalam penanganan covid-19. "Kita ingin supaya hal-hal yang menjadi hambatan itu kita coba cari, supaya tidak ada lagi hambatan di lapangan, supaya bisa berjalan dengan baik, begitu Bu Gubernur?" kata Wapres.

    Baca: Wapres: Penanganan Covid-19 Perlu Ekstra Kerja Keras Pusat dan Daerah

    Sementara itu, Khofifah mengatakan kendala vaksinasi covid-19 di Jatim ialah jumlah dosis yang belum mencukupi. Dia mengakui Jatim mendapatkan dosis vaksin paling banyak dari pemerintah pusat. Namun, dosis itu harus didistribusikan lagi ke setiap dinas kesehatan (dinkes) di kabupaten dan kota. Sehingga, sasaran vaksinasi covid-19 di Jatim masih jauh dari target.

    "Jadi Pak Wapres, kalau dipotret dari stok (vaksin) yang di Jatim itu pasti jumlahnya besar. Tetapi jumlah yang besar itu, kalau kemudian sudah dikerucutkan, berapa banyak yang ada di dinkes masing-masing kabupaten dan kota?" kata Khofifah.

    Khofifah mengatakan perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota agar stok vaksin yang ada segera diberikan kepada masyarakat. "Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden (Joko Widodo) bahwa jangan menunggu dosis kedua, (tetapi) habiskan, habiskan (stok dosis yang ada)," ujar Khofifah.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id