KIP Dorong Parpol Terus Jaga Keterbukaan Informasi

    Yogi Bayu Aji - 08 Januari 2021 00:55 WIB
    KIP Dorong Parpol Terus Jaga Keterbukaan Informasi
    Penyerahan penghargaan dari KIP kepada Gerindra. Foto: Istimewa
    Jakarta: Komisioner Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Pusat (KIP) Cecep Suryadi mendorong partai politik (parpol) terus menjaga keterbukaan informasi. Parpol harus transparan terhadap publik.

    Cecep menjelaskan pada 2020, KIP tetap menyelenggarakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap 348 badan publik se-Indonesia yang terbagi dalam tujuh kategori. Pada kategori partai politik, ada tiga parpol yang masuk dalam kategori informatif, salah satunya Gerindra

    "KIP berharap agar prestasi ini dapat terus dijaga, bahkan menumbuhkan performance keterbukaan informasi publik khususnya di era digital dan era pandemi covid-19," kata Cecep pada keterangan tertulis, Kamis, 7 Januari 2021.

    Menurut dia, KIP mengapresiasi langkah partai yang dimotori Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu. Pihak lain diharap turut membuka pintu informasi seluas-luasnya kepada publik. 
     
    "Bisa dijadikan contoh bagi badan publik lainnya," ungkap Cecep.

    Baca: Kualitas Pemilu Dipengaruhi Peran Partai dan Masyarakat

    Penghargaan dari KIP diberikan langsung Cecep Suryadi dan Komisioner Bidang Regulasi dan Kebijakan Publik KIP M Syahyan kepada Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Muzani menyebut pihaknya berkomitmen dalam amanah Undang-Undang (UU) Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

    "Kami sudah membentuk struktur pejabat pengelola informasi dan data (PPID) DPP Partai Gerindra sejak 2017. Mereka bertugas menyiapkan, menyediakan dan memberikan data-data yang valid, terbaru yang dibutuhkan oleh masyarakat secara profesional, cepat, dan gratis," kata Muzani.

    Muzani menyebut pada masa pandemi covid-19, pihaknya menyiapkan E-PPID, online chat WhatsApp, dan hotline bagi masyarakat yang meminta data agar tak perlu ke luar rumah. Layanan diberikan dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

    Menurut dia, di 2020, Partai Gerindra mengelola sumber dana yang terbagi menjadi tiga bagian. Sebanyak 76 persen dana berasal dari sumber dana internal, 14 persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), dan sisanya dari masyarakat. 

    Gerindra, kata dia, berjanji meningkatkan transparansi anggaran dan mengelola amanah yang diberikan dengan baik. Pihaknya berkomitmen mengembangkan layanan informasi secara profesional.

    "Maka dari itu Partai Gerindra terus meminta dukungan kepada khalayak, agar kami tidak jemawa dan ke depannya dapat menyempurnakan kekurangan-kekurangan selama ini," ungkap Muzani. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id