Andre Rosiade Dinilai Melampaui Kewenangan Sebagai Legislator

    Anggi Tondi Martaon - 06 Februari 2020 16:56 WIB
    Andre Rosiade Dinilai Melampaui Kewenangan Sebagai Legislator
    Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar. Foto: Rommy Pujianto/MI
    Jakarta: Tindakan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade yang menjebak NN, pekerja seks komersial daring di Padang dinilai sudah melampaui kewenangannya sebagai anggota Dewan. Legislator seharusnya fokus pada pengawasan, membuat undang-undang, dan anggaran.

    "Kalau ada yang keberatan laporkan saja (Andre Rosiade) ke dewan kehormatan DPR, dia sudah melebih kewenangannya," kata pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar kepada Medcom.id, Kamis, 6 Februari 2020.

    Namun, Fickar menilai tak ada unsur pidana dalam kasus ini. Karena Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak mengatur soal aksi penjebakan terhadap PSK.

    Ketentuan itu, terang Fickar, berlaku kepada NN dan pria yang disuruh menggunakan jasa PSK. Sebab, perbuatan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

    "Sepanjang perempuan tidak keadaan lemah itu tidak dihukum oleh KUHP. Keadaan lemah itu begini misalnya, berumur di bawah 15 tahun, atau ada perempuan dewasa pingsan kemudian diperkosa itu kena. Ada pasalnya," ucap dia.

    Andre Rosiade Dinilai Melampaui Kewenangan Sebagai Legislator
    Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

    Menurut dia, polisi juga bisa menahan NN menggunakan Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sebab, NN dianggap memasukan konten asusila pada internet.

    "Kalau itu yang digunakan bisa. Ini sama dengan kasus Vanessa. Vanessa itu kan pelacurannya enggak kena, tapi kan UU ITE," ujar dia.

    Andre menjebak seorang PSK hingga ditahan di Mapolres Kota Padang. Dia berdalih upaya tersebut bagian dari strategi pengungkapan kasus yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Padang.
     
    "Saya perlu jelaskan bahwa betul penjebakan itu, tapi dilakukan bekerja sama dengan kepolisian Kota Padang. Jadi bukan tindakan pribadi saya," kata Andre, Selasa, 4 Februari 2020.
     
    Belakangan, PSK yang tertangkap buka suara. Dia keberatan atas aksi Andre. Pasalnya, sesaat sebelum penangkapan, dia sempat 'melayani' orang suruhan Andre dalam penjebakan.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id