Menkominfo Bakal Blokir Ponsel Ilegal

    Kautsar Widya Prabowo - 05 Februari 2020 18:01 WIB
    Menkominfo Bakal Blokir Ponsel Ilegal
    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. Foto: Medcom.id/Kautsar
    Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memblokir nomer induk (IMEI) pada ponsel ilegal atau black market (BM). Pasalnya peredaran ponsel ilegal merugikan negara. 

    Menkominfo Jhonny G Plate menjelaskan koordinasi dengan perusahaan operator seluler sudah dilakukan untuk membahas mekanisme pemblokiran ponsel ilegal. Pihaknya tengah mempertimbangkan menggunakan mekanisme blacklist atau whitelist.

    "Dua-duanya ini lagi dilakukan dalam waktu dua minggu untuk prove of concept, akan memilih pakai blacklist model atau whitelist model," ujar Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Februari. 

    Menkominfo Bakal Blokir Ponsel Ilegal
    Ilustrasi Medcom.id 

    Setelah mekanisme ditentukan, menjadi kewenangan Kementerian Perindustian yang mengatur nomer induk secara legal. Sedangkan Kominfo yang mengatur frekuensi digunakan pada ponsel legal. 

    "Kita sama-sama mencegah yang ilegal. Mari kita bikin dia (ponsel) legal," tuturnya.

    Skema blacklist merupakan daftar perangkat dengan IMEI ilegal yang secara langsung akan diblokir saat teridentifikasi oleh sistem. Sehingga gawai tidak dapat terhubung dengan layanan operator seluler.

    Sementara skema Whitelist, konsumen diharuskan untuk menguji sebelum membeli. Namun, Johnny menegaskan bahwa teknis identifikasi ini merupakan ranah Kemenperin serta operator.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id