Gerindra Nilai Majunya Gibran di Pilwakot Solo Bukan Nepotisme

    Kautsar Widya Prabowo - 08 Desember 2019 19:46 WIB
    Gerindra Nilai Majunya Gibran di Pilwakot Solo Bukan Nepotisme
    Juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id
    Jakarta: Partai Gerindra menganggap wajar majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Surakarta 2020. Langkah Gibran tersebut dinilai bukan nepotisme.

    "Saya pikir kalau keluarga Presiden maju pilkada itu hak masing-masing partai. Apakah ada partai yang ingin mengusungnya dan hak bagi masyarakat memilih atau tidak memilih," ujar juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman usia diskusi Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'Hentikan Diskon Hukuman Koruptor' di Upnormal Coffee and Roasters, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 8 Desember 2019.

    Habiburokhman menilai nepotisme baru muncul ketika Jokowi mengangkat Gibran menjadi menteri di kabinetnya. Menurut dia, langkah Gibran tersebut juga tak asing di dunia politik.

    Dia mencontohkan Presiden ke-42 Amerika Serikat, Bill Clinton, dan istrinya, Hillary Clinton, yang bergelut di dunia politik. Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga mengikuti langkah ayahnya, Presiden pertama RI Soekarno, dengan berpolitik.

    Namun, Gibran dinilai tak mudah untuk menang di Pilwakot Surakarta 2020. Status anak Jokowi tak akan membuat perjalanan politik Gibran mulus.

    "Biarpun anak Presiden ikut pemilu, mau seleksi partai, kemudian di masyatakat tidak gampang. Beliau harus berjuang sendiri," tutur dia.

    Habiburokhman meminta masyarakat mengawal proses tahapan pilkada di wilayahnya masing-masing. Sehingga, proses pesta demokrasi berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
     
    "Kalau ada kecurangan dilaporkan ke Bawaslu, ada panwas (panitia pengawas) di kecamatan, dilaksanakan saja tugas-tugas penyelenggara pemilu di bidang pengawasan," pungkas dia.
     
    Gibran berniat maju sebagai calon wali kota Solo dalam Pemilu Serentak 2020. Niat itu disampaikan saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Oktober 2019.
     
    "Saya sampaikan keadaan Solo seperti apa. Saya sampaikan keseriusan saya untuk maju," kata Gibran usai menemui Megawati.
     
    Gibran mengaku sudah memiliki kartu tanda anggota (KTA) lewat DPC PDI Perjuangan Solo. Putra sulung Jokowi itu merasa wajib maju sebagai calon wali kota melalui partai berlambang banteng itu.




    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id