PDI Perjuangan: Politik Harus Didedikasikan bagi Kemajuan Bangsa

    Arga sumantri - 08 Juni 2019 10:42 WIB
    PDI Perjuangan: Politik Harus Didedikasikan bagi Kemajuan Bangsa
    Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim.
    Jakarta: PDI Perjuangan menekankan akan berjuang untuk bangsa. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab atas dukungan rakyat yang memenangkan PDI Perjuangan dan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

    "Sebab politik harus didedikasikan bagi kemajuan bangsanya," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Sabtu, 8 Juni 2019. 

    Menurut dia, politik berbicara peri kehidupan bangsa dari urusan pangan, sandang, perumahan, dan pekerjaan yang layak secara kemanusiaan. Untuk itu, kata dia, pihaknya menghormati apa pun profesi rakyat selama mendorong kemajuan bangsa. 

    "Pekerjaan tukang sapu, dan pekerja rumah tangga pun jangan dianggap remeh. Mereka sama terhormatnya dengan petani, buruh, pedagang, bidan, dokter, hingga para peneliti, para insinyur, dan lain-lain," uja dia.

    Hasto mengatakan semua warga harus bangga dengan martabat kemanusiaannya, apa pun profesinya. Hal itu dinilai menjadi salah satu aspek nation and character building. "Yang penting semua berkontribusi bagi kemajuan bangsanya," ungkap dia. 

    Kemajuan Indonesia, kata dia, terjadi apabila pengambil kebijakan publik mengedepankan ilmu, penelitian, dan berbagai aplikasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas bangsa. PDI Perjuangan juga akan semakin intensif berdialog dengan pakar berbagai disiplin ilmu. Tiga pilar partai, yakni struktural, eksekutif, dan legislatif, didorong akrab dengan riset dan tradisi ilmu pengetahuan. 

    "Sebab masyarakat maju akan tercipta apabila terbangun hubungan dan kerja sama sinergis antara asosiasi berbagai profesi ahli ilmu pengetahuan dan teknologi, aplikasi penelitian pengembangan, dan teknologi industri sebagai daya pendorong kehidupan yang berkemajuan," papar dia. 

    Ia menyatakan Ketua Umun PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah memberikan instruksi jelas bagaimana partai membangun tradisi berdialog dengan para pakar. Partainya menilai politik harus mewarnai kehidupan bagi kemajuan bangsa. 

    Baca: Jihad Politik tak Tercantum dalam Alquran

    "Masa depan yang berpijak dari sejarah bangsanya, sejak zaman purba, Mataram Hindu, Sriwijaya, Majapahit, hingga zaman kemerdekaan," ungkap dia.

    Ia menilai syarat mutlak kemajuan bangsa adalah bagaimana menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bangsa. Pada situasi ini, perlu kedisiplinan, kerja keras, dan rasa percaya diri. 

    "Maka tradisi berpengetahuan pun harus menjadi kultur partai, termasuk di dalam menerapakan berbagai teknologi terapan oleh tiga pilar partai," pungkas dia. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id