Moratorium Pemekaran Daerah Perlu Dievaluasi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 16 Desember 2019 07:00 WIB
    Moratorium Pemekaran Daerah Perlu Dievaluasi
    Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Robert Na Endi Jaweng. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta: Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD)Robert Endi Jeweng mengkritisi moratorium pemekaran daerah. Menurutnya, selama lima tahun dihentikan, tak ada evaluasi terkait pemekaran.

    "Tidak ada kebijakan khusus dari pemerintah, tidak evaluasi, tidak ada pembinaan khusus. Jadi moratorium hanya moratorium," kata Robert dalam Diskusi Media “Refleksi Otonomi 2019 dan Arah Perbaikan ke Depan” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Desember 2019.

    Menurut dia, moratorium diinisiasi eks Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). Ada dua alasan JK untuk mendorong hal ini. 

    Pertama yakni alokasi anggaran pemekaran daerah yang dialihkan untuk pembangunan infrastruktur. Selain itu, Kalla juga meminta Pemda Provinsi tidak melakukan pemekaran tanpa menyerahkan dua rancangan peraturan pemerintah (RPP).

    Melihat gebrakan Kalla, Robert berharap Wapres Ma'ruf Amin punya sistem yang lebih kuat. Supaya bisa mendukung moratorium pemekaran itu.

    "Apakah wapres punya sistem untuk mencegah karena tidak hanya godaan, tapi tekanan permintaan untuk mekar banyak sekali,"ujarnya .

    Lebih lanjut Robeert mengungkapkan perlunya evaluasi pemekaran daerah. Sehingga bisa diketahui, apakah pemekaran memang kebijakan yang tepat dan apakah sudah tercapai empat hal yang menjadi tujuan pemekaran.

    "Empat hal yang selalu disebut, kesejahteraan, good governance, kebaikan layanan publik dan daya saing daerah, Kalau keempatnya tidak tercapai jangan jangan hanya makan ongkos, besar di ongkos," tegasnya.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id