PAUD Diminta Kampanyekan Makan Ikan untuk Cegah Stunting

    Fachri Audhia Hafiez - 24 November 2019 10:13 WIB
    PAUD Diminta Kampanyekan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
    Direktorat Jenderal Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Agus Suherman. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Direktorat Jenderal Ditjen  Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Suherman meminta seluruh pihak menggaungkan pentingnya makan ikan. Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) dinilai berperan penting mengampanyekan hal ini.

    "Dukungan dari masyarakat seluruh Indonesia untuk gerakan makan ikan sebagaimana disampaikan tadi untuk mengatasi stunting," kata Agus dalam sambutannya di Festival Perikanan Nusantara di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 24 November 2019.

    Agus mengatakan stunting bisa diatasi jika masyarakat rajin memakan ikan. Kandungan omega-3, protein, dan vitamin yang terkandung dalam ikan penting bagi pertumbuhan anak-anak.

    "Kandungan omega 3 dan seterusnya ini sangat penting untuk generasi kita, generasi anak bangsa seluruh Indonesia," Agus.

    Ketua Himpaudi Pusat Netti Herawati telah menyosialisasikan kampanye makan ikan kepada seluruh PAUD di Indonesia. Himpaudi bersama 2.000 tenaga yang teridir dari pembina, pengurus, dan pendamping, mendorong gerakan makan ikan dalam sepekan.

    "Kami sedang merancang bukan sekadar seremonial hari makan ikan dalam satu Minggu. Kabupaten kota dan beberapa provinsi juga tengah menggerakkan hari Jumat makan ikan. Indonesia makin cerdas ke depan karena makan ikan," ucap Netti.

    Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengaku telah berkontribusi dalam program konsumsi ikan yang digalakkan KKP. Program KKP berupa angka konsumsi ikan pada 2019 yang ditargetkan 54,49 kilogram/kapita.

    "Dalam meningkatkan konsumsi kami memberikan subsidi pangan enam produk salah satunya adalah ikan, memang sebatas ikan kembung. Masyarakat beli cukup Rp13 ribu per kilogram sisanya dibayar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id