Pengesahan RKUHP Ditunda

    Arga sumantri - 24 September 2019 09:53 WIB
    Pengesahan RKUHP Ditunda
    Ilustrasi DPR. Foto: Medcom.id
    Jakarta: DPR kembali menggelar rapat paripurna pengesahan sejumlah undang-undang, Selasa, 24 September 2019. Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) tak masuk jadwal pengesahan.  

    Merujuk jadwal yang dipublikasi Kesekretariatan Jenderal DPR ada enam agenda rapat paripurna dewan. Pertama, pembahasan tingkat II atau pengambilan keputusan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemasyarakatan. 

    "Dua, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan," dikutip dari Sekretariat Jenderal DPR, Selasa, 24 September 2019.  

    Ketiga, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU tentang APBN tahun anggaran 2020 serta Nota Keuangan. Keempat, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

    Kelima, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan. Terakhir, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan RUU tentang Pesantren. 

    Gelombang penolakan pengesahan sejumlah undang-undang termasuk RKUHP mengalir dari elemen mahasiswa dan sejumlah kelompok masyarakat. Teranyar, mahasiswa berunjuk rasa di depan Gedung Parlemen pada Senin, 23 September 2019. Mereka menolak RKUHP disahkan. 

    Mahasiswa juga menolak pengesahan RUU Pemasyarakatan lantaran dinilai melonggarkan hukuman bagi koruptor. Mereka juga meminta RUU KPK yang sudah disahkan dibatalkan.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id