Publik Tetap Ingin Pilkada Langsung

    Zakaria Habib - 04 Desember 2019 21:55 WIB
    Publik Tetap Ingin Pilkada Langsung
    Suasana diskusi di Kantor Populi Center. Foto: Medcom.id/Zakaria Habib
    Jakarta: Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menginginkan pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung. Mereka menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

    Peneliti senior SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, hal itu diketahui dari serangkaian survei yang dilakukan oleh pihaknya. Dari hasil penelitian, masyarakat cenderung mendukung Pilkada langsung. 

    "96 persen orang Indonesia menilai pemilihan langsung sangat penting. Jadi besar sekali dukungan publik," kata Saidiman dalam diskusi Populi Center di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

    Gerakan untuk mengembalikan Pilkada menjadi tidak langsung, sambung Saidiman, pada dasarnya justru melawan kehendak publik. Apalagi jika Pilkada tersebut dilakukan oleh Presiden seperti di masa lalu.

    Ia melanjutkan, wacana Pilkada tidak langsung muncul bukan dari elit-elit biasa seperti anggota DPR, sebab mereka cendrung mendukung Pilkada langsung. Wacana tersebut justru muncul dari super elit seperti ketua umum partai politik.

    "Ada oligarki yang kuat di partai yang tidak bisa dilawan oleh elit biasa partai tersebut," kata dia.

    Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta sistem pemilu dikaji ulang. Tito menilai sistem pemilu saat ini berpotensi menimbulkan korupsi.
     
    "Lakukan riset akademik tentang dampak negatif dan positif pemilihan langsung," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019.
     
    Tito menyebut salah satu sisi negatif sistem pemilu saat ini ialah tingginya biaya politik. Hal itu dinilai berdampak pada niat kepala daerah setelah terpilih.
     
    "Tidak punya Rp30 miliar mau jadi bupati? Mana berani dia?" ujar Tito.



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id